Sertifikasi Profesi Artis Dinilai Mendesak

Artis dan penyanyi dangdut, Hesty Klepek-Klepek bersama Ratu Idola, dalam acara diskusi dan gathering media hiburan nasional, di Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Beritasatu Photo/Chairul Fikri)

Oleh: Chairul Fikri / FER | Kamis, 2 November 2017 | 23:24 WIB

Jakarta - Dalam rangka menjalin hubungan yang baik antara wartawan dan kalangan artis, sejumlah wartawan yang tergabung dalam media hiburan nasional, menggelar acara dikusi dan gathering di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Acara yang mendapat dukungan dari Nagaswara, WTP Forum dan XL Axiata ini, menghadirkan penyanyi dangdut Ratu Idola dan Hesty Klepek Klepek, Irish Riswoyo (Pappri), dan Daniel Kumendong (WTP Forum).

"Kalangan artis menjadi salah satu pelaku industri pariwisata yang mampu mempromosikan Indonesia. Oleh sebab itu, Pappri mendorong hadirnya sertifikasi profesi," ungkap Irish Riswoyo.

Menurutnya, untuk meningkatkan level kualitas artis dan pelaku seni, sertifikasi profesi wajib dilakukan. Tujuannya, lanjut Irish, agar mereka tidak ketinggalan jauh dari kalangan artis dan pelaku seni di luar negeri.

"Sertifikasi juga memiliki dampak terhadap sektor pariwisata. Wisatawan yang datang ke Indonesia, tentunya akan memberikan nilai tambah terhadap sertifikasi tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, penyanyi dandut, Hesty Klepek Klepek, menyatakan, dirinya sangat menyadari pentingnya untuk menjaga kualitas sebagai penyanyi.

"Saat ini, aku terus berusaha untuk meningkatkan kualitas dirinya dengan belajar olah vokal dan lainnya. Terlebih, kualitas merupakan syarat utama bagi seorang performer," katanya.

Menurut Hesty, dirinya sangat mendukung rencana sertifikasi profesi. Terlebih, kata dia, dangdut sebagai musik asli Indonesia belakangan semakin diakui kualitasnya.

"Sebagai pelaku seni dan penyanyi, pastinya sangat setuju dengan adanya rencana sertifikasi profesi. Kita juga ditantang untuk terus belajar dan menghadirkan inovasi terhadap profesi kita sendiri," tambahnya.

Sebagai pendatang baru dalam industri musik tanah air, Ratu Idola, menganggap uji kompetensi dan sertifikasi artis sebagai salah satu cara dalam mengukur kualitas.

"Sertifikasi artis rasanya perlu dilakukan untuk mengetahui kualitas. Jadi, tidak perlu ada lagi kata senior dan junior dalam industri ini. Jika sertifikasi pendatang baru lebih bagus, tentunya bisa mejadi nilai jual tersendiri," tambahnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT