Miss Grand Indonesia Siap Digelar Perdana Februari

Miss Grand Indonesia Siap Digelar Perdana Februari
Penandatangan MoU antara Pihak MGI yang diwakili oleh Presiden MGI, Nawat Itsaragrisil Dengan National Drector Miss Grand Indonesia, Dikna Faradiba yang disaksikan perwakilan Kemenpar, Esthy Reko Astuty dan Miss Grand Internasional 2017, Maria Jose Lora yang berasal dari Peru. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 30 Januari 2018 | 10:20 WIB

Jakarta - Ajang kontes kecantikan Miss Grand Indonesia siap digelar pertama kalinya di tanah air. Nantinya pemenang dari ajang kontes kecantikan ini akan di kirim ke Miss Grand International yang dahulunya dikirim dari salah satu pemenang Puteri Indonesia. Namun mulai tahun ini, pihak Yayasan Dharma Gantari akan memegang lisensi Miss Grand Indonesia yang akan menggelar ajang Miss Grand Indonesia dimana pemenangnya akan di kirim ke Miss Grand Internasional.

Hal itu terungkap saat digelar konferensi pers Penandatangan MoU kerjasama atau MoU dengan Yayasan Dharma Gantari yang juga di hadiri oleh Presiden Miss Grand International, Nawat Itsaragrisil, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, di Jakarta, Senin (29/1).

"Saya ingin membantu generasi baru untuk membuat ajang kontes kecantikan ini menjadi ajang kontes yang lebih besar dari  sebelumnya. Kontes kecantikan bukan sekadar kontes saja, tetapi yang paling penting adalah setelah kontes apa yang mau kamu lakukan?. Kamu seharusnya jadi inspirasi bagi wanita-wanita di dunia. Bila tahun lalu ajang ini di Indonesia dilakukan oleh pihak Yayasan Puteri Indonesia (YPI) tapi untuk tahun ini dan beberapa tahun ke depan, lisensinya akan dimiliki oleh pihak Yayasan Dharma Gantari dengan Presiden National Diector Miss Grand Indonesia-nya di pimpin oleh Dikna Faradiba yang merupakan mantan Putri Pariwisata 2015," ujar Presiden MGI asal Thailand itu.

Dikna Faradiba selaku National Director Miss Grand Indonesia mengaku kesempatan yang diberikan kepadanya dengan menjadi Presiden National Director untuk kawasan Indonesia memang sebagai suatu kehormatan dan tantangan yang besar baginya.

"Yang jelas kesempatan yang diberikan kepada saya ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tantangan yang berat bagi saya. Apa yang saya lakukan ke depan sebenarnya adalah mimpi dimana saya ingin membuka ajang kecantikan menjadi wadah bagi perempuan-perempuan Indonesia. I can do this, so you can," tutur Dikna.

Untuk kesempatan pertama ini, ajang kecantikan Miss Grand Indonesia akan mulai di gelar mulai awal Februari mendatang. Tim dari Miss Grand Indonesia akan menggelar roadshow di 18 kota di Indonesia dengan audisinya akan dimulai Februari sampai pertengahan April. Dan untuk pemenang Miss Grand Indonesia 2018 akan berpeluang mewakili Indonesia di ajang Miss Grand Internasional 2018 mendatang.

Sebelumnya, Indonesia mengirim wakil untuk ajang MGI berdasarkan kompetisi Puteri Indonesia di bawah naungan Yayasan Puteri Indonesia (YPI). Finalis, khususnya Runner Up 3 Puteri Indonesia otomatis melaju ke ajang MGI. Hingga tahun lalu, Indonesia turut serta dalam kontes Miss Grand International lima kali sejak 2013. Dan selama lima kali mengirimkan wakilnya, Indonesia sempat menorehkan prestasi. Wakil Indonesia, Ariska Putri Pertiwi berhasil meraih mahkota Miss Grand International 2016. Tahun lalu, Dea Goesti Rizkita, meraih gelar Best National Costume dan Top Voting.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE