Temui Wagub di Balaikota, Herjunot Ali Dingatkan Jangan Takut Menikah

Temui Wagub di Balaikota, Herjunot Ali Dingatkan Jangan Takut Menikah
Sejumlah Pemain yang diwakili Herjunot Ali dan Indah Permata Sari) dan sejumlah kru, sutradara dan produser film Takut Kawin saat datang dan bekunjung ke Ke Balaikota Jakarta Untuk bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kedatangan mereka dalam rangka promosi film Takut Kawin yang akan tayang mulai 8 Maret 2018 mendatang ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 13 Februari 2018 | 13:47 WIB

Jakarta - Fenomena takut menikah belakangan memang terjadi kalangan muda-mudi di Indonesia khususnya yang berada diwilayah kota besar. Banyak hal yang terkadang menjadi faktor kenapa muda-mudi di Indonesia takut menajalani komitmen dalam membina rumahtangga, salah satunya faktor ekonomi yang kerap jadi alasan.

Fenomena inilah yang lantas diangkat Rumah Produksi Anugerah Surga Prduction lewat sebuah film berjudul Takut Kawin yang dibintangi oleh Herjunot Ali.

Dalam rangka promosi film tersebut, tim produksi dan juga beberapa perwakilan pemain berkesempatan menyambangi Balaikota Jakarta dan bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. 

Dalam kesempatan tersebut, Junot (panggilan akrab Herjunot Ali) disindir oleh Sandi untuk segera menikah usai sukses membintangi film tersbut.

"Harusnya Junot dan beberapa muda-mudi di Indonesia khususnya di kota besar berani dong menikah. Karena kalau masalah rezeki mah itu sudah diatur oleh Tuhan. Jadi jangan lagi takut kawin kalau memang usianya sudah cukup dan punya pekerjaan," sindir Sandiaga Uno.

Mendapat sindiran itu, Junot pun tersenyum dan menyatakan bahwa dirinya akan memikirkan permintaan tersebut. Lantaran kisah cinta Sandiaga Uno hampir mirip dengan kisah yang diceritakan dalam film garapan sutradara Saiful Drajat, AS itu.

"Sepertinya sehabis berbincang langsung dengan pak Sandiaga, saya jadi temotivasi untuk segera menikah. Lantaran apa yang dibilang pak Wagub memang benar, bahwa rezeki itu memang sudah diatur yang. Kebetulan juga tadi pak Wagub cerita, beliau dahulu diultimatum istrinya untuk segera menikahinya jika tidak istri beliau menikah dengan yang lain. Cerita itu hampir mirip dengan cerita yang di film ini. Jadi saya berpikir apakah laki-laki itu harus diultimatum dulu apa yah baru berani menikah," tandas Herjunot sambil tertawa.

Tetapi yang pasti dikatakan Herjunot, film ini merupakan film yang bisa menginsipirasi generasi muda untuk berani mengambil tindakan dan berani menentukan pilihan untuk segera menikah.

"Karena dalam agama manapun pernikahan itu adalah sesuatu yang dihalalkan agar tidak timbul fitnah dan menimbulkan dosa. Semoga saya jadi terinspirasi dan segera menikah, namun demikian saya juga harus tetap mempunyai target bagaimana wanita yang nanti menjadi pendamping saya, karena pengennya menikah itu untuk satu kali dalam seumur hidup," tutup Junot.



Sumber: BeritaSatu.com