Penyanyi asal Inggris, Amy Winehouse yang meninggal pada Juli 2011
Setelah muncul bukti petugas koroner tidak memiliki kapabilitas.

Sebuah pemeriksaan terbaru tentang kematian penyanyi Inggris Amy Winehouse akan diadakan pada Januari nanti setelah muncul fakta bahwa pihak koroner sebelumnya, tidak memiliki kualifikasi atas pekerjaannya.

Penyanyi peraih Grammy ini ditemukan meninggal di rumahnya di bagian utara London pada Juli 2011, setelah ia memiliki kecanduan pada obat dan alkohol. Ia berusia 27 tahun ketika meninggal.

Dalam sebuah pemeriksaan pada Oktober 2011, petugas koroner Suzanne Greenaway menyampaikan sebuah bukti kematian karena kecelakaan setelah mendengar bahwa Winehouse lebih dari lima kali melanggar batas mengendarai mobil dalam pengaruh alkohol ketika ia meninggal.

Namun Greenaway mengundurkan diri dari pekerjaan sebulan kemudian setelah investigasi mengungkapkan bahwa Greenaway tidak memiliki syarat pengalaman yang cukup sebagai koroner.

Greenaway yang sebelumnya bekerja sebagai pengacara di Australia, mendapat pekerjaan itu lewat suaminya, Andrew Reid, yang telah menjadi koroner pada Juli 2009.

Di bawah undang-undang yang berlaku di Inggris, ia memerlukan pengalaman lima tahun sebagai tenaga medis berkualifikasi atau praktisi sah untuk menjadi petugas koroner – yang keduanya tidak dimilikinya.

Sementara itu Reid yang ditangguhkan izin kerjanya pada awal tahun ini, mengundurkan diri dari posisinya minggu lalu setelah Kantor Pengaduan Hukum mengeluarkan pemeriksaan disipliner terhadapnya.

Sebuah sidah dengar pendapat tentang kematian Winehouse akan diadakan di St Pancras Coroner's Court pada 8 Januari, menurut seorang juru bicara bagi Camden Council, sambil menambahkan sidang tersebut dijadwalkan tidak lebih dari satu setengah jam.

Seorang juru bicara bagi keluarga penyanyi ini mengatakan mereka tidak meminta adanya pemeriksaan kedua dan berharap bukti tetap sama.

“Keluarga sudah merasa senang dengan pemeriksaan sebelumnya yang diadakan dan tidak meminta untuk didengar lagi. Sepertinya ini hanya berkaitan dengan prosedur dan bukti diharapkan tidak berubah,” ujar juru bicara ini.

Pemeriksaan sebelumnya di London menyimpulkan bahwa penyanyi lagu “Back to Black” ini mengalami keracunan alkohol ketika ia mabuk berat setelah menghilang selama tiga minggu.

Penulis:

Sumber:AFP