Karya Busana Humbang Shibori X Purana Tampil di JFW

Karya Busana Humbang Shibori X Purana Tampil di JFW
Humbang Shibori X Purana pada event Jakarta Fashion Week 2019. ( Foto: Istimewa )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 25 Oktober 2018 | 11:52 WIB

Jakarta - Rumah Kreatif Sinar Mas menampilkan kolaborasi karya busana Humbang Shibori X Purana pada event Jakarta Fashion Week (JFW) 2019. Humbang Shibori adalah kain hasil karya kreatif yang dimotif dengan teknik tie-dye (ikat dan celup) atau dalam Bahasa Jepang dikenal dengan nama Shibori. Dengan menggunakan pewarna alam dari kawasan Toba, kain ini dihasilkan oleh pegiat seni ikat celup, binaan Rumah Kreatif Sinar Mas (RKSM) yang tinggal di sekitar Dolok Sanggul di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Pada event Jakarta Fashion Week 2019 ini, Humbang Shibori berkolaborasi dengan desainer Nonita Respati dengan label fashion Purana, yang mengedepankan porsi handmade kain Indonesia dalam setiap koleksinya. Sebanyak 48 koleksi dengan satuan items yang sangat komersil mewarnai koleksi Humbang Shibori X Purana. “Kami berusaha menerapkan zero waste fabric dalam koleksi ini, dan Humbang Shibori X Purana ingin menghadirkan koleksi yang masuk menjual, untuk kemajuan perajin kain dari Humbang Hasundutan,” kata pembina Rumah Kreatif Sinar Mas, Dumasi M M Samosir Wongso, dalam keterangannya, Kamis (25/10).

Rumah Kreatif Sinar Mas mendukung gerakan sustainable fashion, melalui penggunaan kain dengan serat alami, bahan pewarna alam (eco fashion) dan dengan konsep zero waste. "Semua bahan kain dimanfaatkan seoptimal mungkin dengan menghasilkan produk turunan yang menggunakan sisa kain. Sisa bahan pewarna alam kembali ke alam," kata Dumasi M Samosir.

​Rumah Kreatif Sinar Mas berharap melalui kolaborasi dengan desainer, kain Humbang Shibori menjadi fashion yang memiliki nilai estetika dan komersial, dan dapat diterima pasar regional maupun global.

Dia berharap, ke depan akan memperluas lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan para pegiat Humbang Shibori di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, sekaligus mendukung promosi Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata yang akan dijadikan sebagai Bali kedua oleh Kementerian Pariwisata.

​Creative Director Purana, Nonita Respati mengatakan, esensi handmade membuat pengoleksi baju Purana memberlakukan baju sebagai produk fashion berkualitas yang menampilkan seni sehingga layak dikoleksi. Selain itu, Purana mengangkat kehadiran natural dye, yang menggunakan bahan ramah lingkungan dengan mengedepankan natural fibers.  “Jadi handmade bukan semata demi memberikan lapangan pekerjaan," kata dia.

Kolaborasi Humbang Shibori X Purana kali ini juga ditambahkan dengan scrarf Humbang Batiq, hasil kolaborasi Batik Alleira dengan Rumah Kreatif Sinar Mas.

Rumah Kreatif Sinar Mas yang hadir sejak tahun 2016, didirikan sebagai bentuk dukungan PT. Asuransi Sinar Mas terhadap nota kesepahaman antara Otoritas Jasa keuangan (OJK) dengan Kementerian Pariwisata dalam pengembangan kawasan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata baru dunia. Selain membina pegiat tie dye Humbang Shibori, Rumah Kreatif Sinar Mas juga melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya melalui berbagai kegiatan di sentra buku, sentra komputer, sentra permainan, sentra audio visual dan sentra kriya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE