Suporter Rusuh saat Lawan Perseru, Bek Persija Minta Maaf

Tim Persija Jakarta berlatih. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Oleh: Mikael Niman / CAH | Sabtu, 17 Juni 2017 | 11:10 WIB

Bekasi - Bek Persija Jakarta, Maman Abdul Rahman, mewakili rekan-rekannya meminta maaf kepada masyarakat Kota Bekasi atas insiden kericuhan The Jakmania, saat melawan Perseru Serui, Selasa (13/6) malam.

Kericuhan tersebut membuat seorang Kontributor RTV Alfian Hasyim (34) dan personel Polrestro Bekasi Kota mengalami luka akibat lemparan batu dari The Jakmania yang memaksa masuk melalui pintu utara Stadion Patriot Candrabhaga.

"Saya mewakili teman-teman sangat respek kejadian kemarin, $udah-mudahan tidak ada lagi kejadian seperti itu yang bisa merusak suasana tim. Tim saat ini lebih bagus. Saya mewakili pemain meminta maaf," ujar Maman, usai pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/6) malam.

Saat melawan Perseru, suporter Persija memaksa masuk ke Stadion Patriot Candrabhaga meski tidak memiliki tiket pertandingan. Kepolisian yang bersiaga di pintu utara berupaya mengadang The Jakmania yang hendak merobohkan pintu pagar. Hingga akhirnya, kericuhan terjadi.

Dampak insiden ini, Persija dilarang bermain di Stadion Patriot Candrabhaga saat menjamu Sriwijaya FC, Jumat (16/6). ‎Panitia pelaksana pertandingan memilih pertandingan diselenggarakan di Stadion Wibawa Mukti tanpa dukungan The Jakmania.

Malam itu, Persija menekuk Sriwijaya FC 1-0. Gol tunggal dicetak melalui sundulan pemain belakang Persija, Willian Silva Costa Pachecho, saat pertandingan masuk ke menit ke-3.

Gol cepat Persija ini tidak mampu dibalas oleh para pemain Sriwijaya FC. "Kami harus siap menang atau kalah. Kami sudah bermain bagus," kata pelatih Sriwijaya FC, Oswaldo Lessa Filho.

Pemain Persija yang tak memiliki waktu istirahat banyak, setelah melawan Perseru Serui lanjut menjamu Sriwijaya FC.

"Melawan Sriwijaya tidak banyak waktu, hanya dua hari.‎ Menit awal kami dapat menang," ujar pelatih Persija Jakarta, Alessandro Stefano Cugurra.

Dengan hasil ini, mendongkrak Persija ke posisi 4 klasemen sementara. "Dari situasi kurang bagus menjadi tim bagus. Semua pasti senang," katanya.

Maman menambahkan, Persija sudah semestinya berada di peringkat papan atas. "Persija sudah selayaknya naik ke papan atas, sebelum libur lebaran sudah berada di posisi 4," katanya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT