Tuntut Kontrak Terlalu Tinggi, Mesut Ozil Bingung

Mesut Ozil (Arsenal). (Premier League)

Oleh: Gusti Lesek / YUD | Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:42 WIB

London - Mesut Ozil menghadapi dilema. Tak ada klub yang mau membayar tuntutan gaji yang dimintanya pada angka £ 330.000 per minggu. Sementara tak lama lagi kontraknya bersama Arsenal akan habis pada akhir musim ini.

Pemain internasional Jerman itu awalnya “jual mahal” dengan menolak semua upaya perpanjangan kontrak yang dilakukan Arsenal. Dia masih berharap ada klub lain yang bisa memberi gaji yang lebih besar dari yang saat ini diberikan Arsenal.

Sayang, tidak ada klub yang bersedia memenuhi tuntutan upah £ 330.000 per minggu, bahkan klub raksasa sekalipun. Dan Ozil terancam akan menjadi agen bebas pada akhir musim ini.

Penasihat Ozil kini dipaksa untuk kembali ke Arsenal dan mencoba menghidupkan kembali kesepakatan yang ditawarkan klub sebesar £ 250.000 per minggu yang ditolaknya di musim panas lalu.

Pemain berusia 28 tahun itu sepertinya ingin berjudi dengan dirinya. Ia bermimpi aka nada klub yang siap membayar tanda tangannya. Klub papan atas Turki, Besiktas satu-satunya yang serius ingin mendatangkan dia. Tetapi mereka tidak mampu membayar harga seperti £ 17 juta setahun.

Inter Milan juga memantau situasi Ozil, namun raksasa Italia tersebut tidak bersedia memberinya lebih dari yang telah ditawarkan Arsenal.

Sementara Jose Mourinho mempertahankan hubungan baik dengan Ozil sejak mereka bersama di Real Madrid. Tetapi dia tidak yakin Ozil bisa memberikan apa yang dibutuhkan di Manchester United.

Bahkan bos Gunners, Arsene Wenger mulai memiliki opsi kedua, yang mungkin merugikan Ozil karena pelatih asal Prancis itu sudah capek menghabiskan banyak energi merayu agar dia tetap di Emirates.

Ozil, yang kemudian mencetak rekor £ 42.5 juta saat bergabung dari Real pada 2013, saat ini adalah pemain dengan bayaran tertinggi di Arsenal dengan nilai dasar £ 150.000 per minggu.




Sumber: The Sun
ARTIKEL TERKAIT