Indonesia Harus Taklukkan Kirgistan untuk Jadi Juara

Ilija Spasojevic (PSSI)

Oleh: / JAS | Rabu, 6 Desember 2017 | 08:44 WIB

Banda Aceh - Indonesia harus menang melawan Kirgistan untuk bisa tampil sebagai juara pada turnamen sepak bola internasional Aceh World Solidarity di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Rabu (6/12) malam.

Pelatih Tim Merah Putih, Luis Milla kepada wartawan Rabu mengatakan para pemainnya berusaha memberikan yang terbaik bagi Indonesia, tetap mempertahankan permainan terbaik seperti pertandingan sebelumnya.

Pelatih asal Spanyol ini mengatakan timnya  tetap menerapkan pola permainan kolektif dan bermain lebih bagus melawan Kirgistan.

Pertemuan Indonesia dengan Kirgistan menjadi pertandingan terakhir sistem setengah kompetisi paling menentukan untuk berada di puncak klasemen akhir sekaligus juara turnamen. Pemenang dari laga dua negara ini langsung menjadi juara.

Bagi pasukan Luis Milla pada laga "final" ini hanya satu pilihan harus menang, karena Indonesia memiliki nilai enam dengan agregat gol memasukan tujuh dan kebobolan dua menempati posisi runner-up klasemen sementara.

Sedangkan Kirgistan dengan nilai enam memiliki agregat gol cukup bagus yakni memasukan tujuh dan tanpa kebobolan, sehingga hasil seri saja, tim dari negara Asia Tengah ini sudah menjadi juara.

Menghadapi pertandingan menentukan tersebut, Febri Haryadi dan kawan kawan akan bermain lebih bagus bertanding dengan Kirgistan. Kemenangan atas Mongolia menjadi modal dan motivasi.

Milla menyatakan, Gavin Kwan Adsit gelandang serang, kemungkinan tidak bisa diturunkan melawan Kirgistan karena cedera saat melawan Mongolia.

Sementara itu, Kirgistan sebelumnya pun saat tiba di Banda Aceh sudah siap mengalahkan Indonesia dan berusaha meraih yang terbaik dalam kejuaraan ini.

Begitupun pelatih Kirgistan, Igor Rudrenko menyatakan, Indonesia merupakan tim yang solid.

Untuk itulah, sebutnya, Kirgistan punya strategi tersendiri menghadapi Indonesia dan berusaha secepatnya mencetak gol, sedangkan pola permainan yang diterapkan sesuai situasi di lapangan.

Prakiraan susunan pemain:

Indonesia: Satria Tama Hardianto; Fachruddin Aryanto, Hasanmu Yama Pranata, I Putu Gede Juni Antara, Ricky Fajrin Saputra; Septian David Maulana, Evan Dimas Dharmono, Osvaldo Ardiles Haay, Febri Haryadi; Yabes Roni Malaifani, Illija Spasojevic.

Kirgizstan: Kudaiberdievaestan; Saliev Askarbek, Akmatov Aizar, Lusupov Mustafa; Mamyraliev Suiuntbek, Duishobekov Baktyar, Omuraliev Azamat, Baimatov Azamat; Sardarbekov Elldiar, Zemlianukhin Anton, Saarbekov Kadyrbek.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT