Ilustrasi SSB.
Tim Sekolah Sepak Bola Imran Soccer Academy (SSB ISA) akan mewakili Indonesia pada turnamen sepak bola U-12 MBC Busan 2012 di Korea Selatan, 26-30 Juli.

Keikutsertaan tim yang bermarkas di Cibubur Jawa Barat ini pada turnamen internasional merupakan yang kedua kalinya dalam dua bulan terakhir. Sebelumnya tim ini mampu menjuarai turnamen Kanga Cup di Australia.

"Memang, dua turnamen ini sama-sama internasional. Akan tetapi, turnamen di Korea ini jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya. Makanya anak-anak harus bekerja," kata pemilik sekaligus manajer ISA, Zuchli Imran Putra, di Kantor PSSI Senayan Jakarta, hari ini.

Menurut Putra pada turnamen Korea Selatan ini, Alwan Kurnia Ramadhani dan kawan-kawan tergabung di Grup B bersama Tim Namhae Korea, Brasil, dan Tim Osaka Jepang. Dengan demikian, bisa dipastikan pertandingan akan ketat.

Sementara itu, untuk Grup A dihuni oleh Korea Selection, Taiwan, Spanyol, dan Kazakstan. Sementara itu Grup C dihuni oleh Timor Timur, Nagoya Jepang, dan Madagaskar.

Pada pertandingan pertama tim yang baru saja menjuarai Piala Kanga di Australia itu harus berhadapan dengan tim kuat Brasil, Jumat (27/7). Disusul melawan Osaka Jepang dan pertandingan penyisihan terakhir melawan tuan rumah Namhae.

"Kami memang berada di grup maut, apalagi di laga perdana akan langsung berhadapan dengan Brasil. Akan tetapi, kami harus semangat untuk meraih hasil terbaik," imbuhnya.

Pria yang juga anggota Komite Disiplin PSSI itu berharap dukungan dari masyarakat Indonesia agar perjuangan pemain sepak bola muda Indonesia ini bisa memberikan hasil yang terbaik pada turnamen internasional di Korea Selatan.

Sementara itu, Ketua Umum Djohar Arifin Husin mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh SSB ISA. Apalagi pemain muda ini akan kembali menjalani turnamen intenasional yang diikuti oleh 11 negara, termasuk Brasil dan Spanyol.

"Selamat bertanding. Kami berharap tim ini bisa memberikan hasil terbaik seperti turnamen sebelumnya," katanya usai melepas SSB ISA di Kantor PSSI Senayan.

Menurut dia, turnamen di Korea Selatan ini bisa dijadikan ajang bagi pemain muda untuk menunjukkan kepada dunia jika pemain Indonesia mampu bermain sepak bola dengan bagus dan layak diperhitungkan.

Penulis: