Kudo Ciptakan Aplikasi Ayo Mudik dalam Waktu 3 Minggu

Aplikasi Ayo Mudik. (Beritasatu Photo/Herman)

Oleh: Herman / FER | Senin, 19 Juni 2017 | 20:01 WIB

Jakarta - Dalam program mudik Lebaran kali ini, pemerintah telah menyiapkan sebuah aplikasi mudik terintegrasi yang diberi nama Ayo Mudik. Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dengan perusahaan startup nasional Kudo.

Project Lead Aplikasi Ayo Mudik, Agung Pratama memaparkan, untuk mengembangkan aplikasi ini, para pengembang (developer) Kudo hanya diberi waktu sekitar tiga minggu. Dengan waktu yang sangat terbatas itu, pengembang Kudo harus menciptakan sebuah aplikasi yang bisa mendukung kelancaran dan kenyamanan para pemudik.

"Dalam waktu tiga minggu, kami berupaya menghadirkan aplikasi yang stabil dari sisi platform. Kemudian dari sisi data, kami juga ingin menghadirkan data yang akurat dan bisa dipercaya untuk kenyamanan para pemudik," tutur Agung Pratama, di acara konferensi pers Kesiapan Layanan Kominfo dalam Mudik Lebaran 1438 Hijriah, di Jakarta, Senin (19/6).‬

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan, aplikasi Ayo Mudik merupakan sebuah aplikasi terpadu yang menyajikan informasi tempat atau lokasi yang dibutuhkan oleh pemudik selama melakukan perjalanannya. Aplikasi ini berbasis peta yang dapat menyajikan informasi mengenai lokasi posko mudik insidentil dari berbagai mitra yang ada.

Melalui aplikasi ini, para pemudik akan mendapatkan kemudahan dalam memperoleh berbagai informasi seperti lokasi posko mudik terdekat, pos polisi, posko kesehatan, SPBU, bengkel, masjid, ATM, info bencana serta info lalu lintas terkini. Saat ini, aplikasi Ayo Mudik sudah tersedia di Google PlayStore.

"Konten dan informasi di dalam Aplikasi Ayo Mudik ini didukung oleh berbagai kementerian dan lembaga terkait, yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, BMKG, Pertamina, Jasa Marga, Kepolisian, perusahaan telekomunikasi, perusahaan penyedia jasa dan produk internet, dan masih banyak lainnya," kata Rudiantara.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT