Bukalapak Fokus Kembangkan Aplikasi Mobile

Aplikasi Bukalapak. (Beritasatu Photo/ Yudo Dahono)

Oleh: Herman / YUD | Selasa, 8 Agustus 2017 | 15:19 WIB

Jakarta - Selama beberapa tahun terakhir, aktivitas belanja online lewat aplikasi mobile terus meningkat. Bahkan di marketplace online Bukalapak, kontribusi dari aplikasi mobile sudah melampaui gabungan antara desktop dan mobile web.

Melihat tren tersebut, Bukalapak kini semakin fokus mengembangkan aplikasi mobile mereka. Bahkan dari sekitar 200 engineers yang dimiliki Bukalapak, hampir 50 engineers difokuskan pada mobile development.

"Buat kami, mobile development itu sangat penting, dan kualitas dari mobile apps itu sangat penting juga. Inilah yang menjadi salah satu fokus utama kami, bagaimana mengembangkan aplikasi mobile yang memiliki kualitas kelas dunia dalam hal stabilitas dan juga fitur-fitur yang dikembangkan. Banyak practice-practice yang kita adopsi untuk menuju ke arah sana," ujar VP Engineering Bukalapak, Ibrahim Arief, di kantor Bukalapak, Jakarta, Selasa (8/8).

Di perangkat Android maupun iOS, saat ini Bukalapak berhasil menjadi aplikasi dengan rating tertinggi untuk kategori e-Commerce. Setiap review yang disampaikan pengguna juga selalu ditindaklanjuti untuk menjadikan kualitas mobile apps mereka lebih baik lagi.

"Dari segi rating, saat ini Bukalapak termasuk yang paling tinggi di PlayStore, dan salah satu yang tertinggi juga di AppStore. Kita memang sangat fokus dengan kualitas mobile apps, dan itu adalah salah satu matriks yang harus selalu kita jaga," tambah Mobile Apps Product Manager Bukalapak, Bayu Surya.

Untuk meningkatkan kualitas Mobile Apps, Bukalapak juga memiliki tim khusus yang tugasnya memantau setiap review dari penggunanya.

"Cara untuk memantau apakah aplikasi kita memiliki kualitas yang bagus atau tidak tentunya dari review pengguna. Jadi setiap hari ada tim khusus yang melihat review tersebut, membalas, dan menindaklanjuti ketika ada permasalahan. Mungkin memang belum maksimal karena tentu saja banyak sekali yang kasih review. Tapi target kami setiap hari sekitar 70-80 persen review negatif yang kami terima akan kami tindaklanjuti," tutur Bayu.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT