Pakai Coworking Space, Startup Bisa Hemat Anggaran

Coworking space milik Avenue8 yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (Ist)

Oleh: Herman / YUD | Senin, 27 November 2017 | 18:17 WIB

Jakarta - Bagi perusahaan startup yang belum memiliki cukup modal untuk membangun kantor sendiri, layanan berbagi kantor atau yang sering disebut coworking space sudah menjadi pilihan utama. Apalagi sistem sewa yang ditawarkan juga fleksibel, mulai dari harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan.

Dari data yang dihimpun FlySpaces, sebuah platform online tempat mencari coworking space di berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, pemanfaatan layanan berbagi kantor oleh para pebisnis atau perusahaan startup bisa menghemat pengeluaran antara 18% hingga 26%.

"Untuk para startup yang baru merintis usahanya, pemanfaatan layanan coworking space bisa membantu menghemat pengeluaran hingga 26%. Tidak perlu repot-repot investasi di furnitur, membayar pegawai cleaning service, memasang jaringan internet, dan biaya-biaya bulanan lainnya," ujar Country Manager FlySpaces, Disa Pakpahan, di peluncuran coworking space Avenue8, di Jakarta, Senin (27/11).

Melihat kebutuhan yang tinggi akan layanan coworking space, saat ini keberadaan coworking space juga semakin menjamur, terutama di Jakarta, Bali, dan Surabaya. Tidak hanya dicari para startup, menurut Disa layanan coworking space juga banyak digunakan oleh perusahaan asing yang ingin membuka kantor perwakilan di Indonesia.

"Beberapa tahun terakhir, pertumbuhan coworking space di Indonesia sudah sangat pesat. Di Jakarta saja ada sekitar 20-30 coworking space. Bahkan tahun depan, semua player atau merchant kami akan membuka tempat baru. Ini tentunya sejalan dengan tren startup di Indonesia yang semakin diminati masyarakat," tutur Disa.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT