13 Startup Lolos Program Akselerator PnP Indonesia Angkatan 2

13 Startup Lolos Program Akselerator PnP Indonesia Angkatan 2
Perkenalan 13 startup terpilih dalam program akselerator yang diadakan Plug and Play (PnP) Indonesia bekerja sama dengan Gan Konsulindo (GK), di Jakarta, 9 Januari 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Herman )
Herman / YUD Selasa, 9 Januari 2018 | 17:04 WIB

Jakarta - Plug and Play (PnP) Indonesia mengumumkan 13 perusahaan rintisan (startup) yang berhasil lolos dalam program akselerator angkatan kedua. Mereka adalah para startup di Indonesia dan startup internasional yang berencana masuk ke pasar Indonesia. Ke-13 startup tersebut yaitu Blynk, Cheers, Dana Bijak, Datanest, Duit Hape, Eresto, Gandeng Tangan, Gringgo, Indogold, Manpro, Periksa ID, Trukita, dan Weston.

Bekerja sama dengan perusahaan investasi lokal, Gan Konsulindo (GK). GK dan Plug and Play telah melakukan pencarian startup untuk angkatan keduanya sejak Oktober 2017.

Presiden Direktur PnP Indonesia, Wesley Harjono menyampaikan, tercatat ada lebih dari 300 startup dari berbagai bidang yang mendaftarkan diri, mulai dari Fintech, IoT, Agrikultur, Mobile, Entertainment, dan sebagainya.

Setelah pendaftaran ditutup, GK – Plug and Play melakukan beberapa tahap screening mulai dari kelengkapan dokumen hingga undangan untuk melakukan pitching. Pada tahap final, para startup ini diundang untuk melakukan pitching dan dinilai oleh tim dari Asia Pacific, tim Plug and Play global, dan perwakilan dari rekan k0orporasi GK – Plug and Play.

"Ke-13 startup yang terpilih dalam program akselerator angkatan kedua ini sudah melalui seleksi yang ketat. Mereka ini merupakan contoh bahwa ada banyak masalah yang sebenarnya bisa dipecahkan dengan memanfaatkan teknologi," ujar Wesley Harjono, di Jakarta, Selasa (9/1).

Program akselerator yang berjalan selama tiga bulan telah dimulai pada pekan ini. Wesley menjelaskan, selain mendapatkan pendanaan awal (seed funding), startup terpilih akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari workshop, 1-on-1 mentorship, coworking space gratis di
kawasan Kuningan Jakarta, akses ke Silicon Valley, hingga red carpet untuk bekerja sama dengan rekan korporasi GK – Plug and Play. Saat ini, GK – Plug and Play telah merangkul empat
korporasi besar di Indonesia yaitu Astra Internasional, BNI, BTN, dan Sinar Mas.

"Seed Funding hanyalah sebagian kecil dari investasi yang kami berikan. Lebih dari itu, kami akan menjembatani startup batch kedua kami dengan corporate partner kami, sehingga ada kerjasama yang saling menguntungkan. Dengan kolaborasi seperti ini, tentu startup akan berkembang dengan lebih cepat. Tidak hanya itu, kami juga akan menghubungkan mereka dengan regulator, media, dan investor,” tutur Wesley.



Sumber: BeritaSatu.com