Bukalapak Klaim Sudah Berstatus Unicorn

Bukalapak Klaim Sudah Berstatus Unicorn
Situs Bukalapak.com ( Foto: Beritasatu.com/ Yudo Dahono )
Herman / YUD Rabu, 10 Januari 2018 | 19:12 WIB

Jakarta - Pendiri dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengklaim startup yang didirikannya sejak delapan tahun lalu telah berstatus 'unicorn'. Ini merupakan gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar. Di Indonesia, ada tiga startup yang sebelumnya telah menyandang status tersebut, yakni Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka.

Kendati mengaku sudah berstatus unicorn, sayangnya Zaky belum bisa terbuka soal siapa saja para investor yang ada di belakang Bukalapak, serta berapa banyak pendanaan yang sudah diraihnya dari para investor.

"Yang pasti Bukalapak sudah unicorn. Namun dari investor kami belum bisa terbuka untuk memberikan informasi ke publik. Tapi sebenarnya itu bukan sesuatu yang penting. Mimpi kami lebih besar dari itu, dan kami akan terus berlari lebih kencang lagi," kata Achamad Zaky, di perayaan 8 tahun Bukalapak, di Jakarta, Rabu (10/1).

Berbagai terobosan juga telah dipersiapkan Zaky, salah satunya adalah membangun pusat penelitian dan pengembangan (R&D) terbesar di Bandung yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2018. Pendirian pusat R&D tersebut merupakan bentuk komitmen Bukalapak dalam mengembangkan talenta-talenta lokal, serta memajukan industri di dalam negeri.

"Tahun ini, kita akan buka kantor teknologi terbesar di Bandung. Akan ada riset center tentang Artificial Intelligence (AI), mesin learning, Internet of Things (IoT), dan lainnya yang nantinya bisa digunakan di Bukalapak," kata Zaky.

Di usia Bukalapak yang ke-8, jumlah komunitas Bukalapak telah mencapai 80 komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah pelapak yang mencapai lebih dari 2,2 juta pelapak. Adapun jumlah pengguna aktif bulananya mencapai 35 juta.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE