Menkominfo Dorong Startup Unicorn Masuk Pasar ASEAN

Menkominfo Dorong Startup Unicorn Masuk Pasar ASEAN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara memberi sambutan di acara pengumuman investasi modal yang dilakukan PT Astra International Tbk (Astra) di Go-Jek, Jakarta, 12 Februari 2018 ( Foto: Beritasatu.com / Herman )
Herman / FMB Senin, 12 Februari 2018 | 14:07 WIB

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mendorong startup Indonesia yang sudah berstatus "unicorn" agar mulai masuk ke pasar ASEAN, tidak sekedar besar di negara sendiri saja.

Untuk mendukung hal tersebut, Rudiantara berjanji akan membantu membuka pasar ke negara-negara ASEAN melalui para menteri negara tetangga.

"Saya harapkan startup Indonesia yang sudah unicorn tidak hanya jadi unicorn di Indonesia saja. Saya sudah bicara dengan menteri-menteri negara ASEAN untuk membantu membuka pasar di negara mereka. Saya pun begitu, akan buka pasar yang memang bisnisnya belum ada di Indonesia. Sehingga pasar ASEAN menjadi lengkap sebelum diintervensi dari kawasan lain," kata Rudiantara, di Jakarta, Senin (12/2).

Unicorn sendiri merupakan gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar. Di Indonesia, ada empat startup yang telah menyandang status tersebut, yakni Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Sementara itu untuk kawasan ASEAN, ada tujuh startup yang berstatus unicorn. Selain empat startup dari Indonesia tersebut, tiga lainya yakni Sea Ltd dan Grab asal Singapura, dan Revolution Precrafted asal Filipina.



Sumber: BeritaSatu.com