Trafik Layanan Data Indosat Naik 117%

Bus gratis dari Indosat Ooredoo. (Sumber: Investor Daily/Gora Kunjana) (/Investor Daily/Gora Kunjana)

Oleh: Abdul Muslim / GOR | Kamis, 6 Juli 2017 | 08:32 WIB

JAKARTA – Trafik layanan data Indosat Ooredoo meningkat 117,15% hingga momen Lebaran H+7 (2 Juli 2017) dibandingkan periode yang sama setahun lalu. Jika dibandingkan dengan penggunaan data harian regular non-Lebaran, penggunaan data meningkat jadi sekitar 3.154,34 terabyte/hari, atau naik 56,44% dibandingkan trafik reguler pada hari biasa.

Peningkatan trafik data tersebut terjadi sejalan dengan tren penggunaan sosial media di masyarakat, terutama aktivitas komunikasi menggunakan berbagai aplikasi dalam berkomunikasi dan bersilaturahmi selama masa mudik dan libur Lebaran.

Sementara itu, data terakhir menunjukkan terjadinya perubahan tren penggunaan dari bertelepon (voice) dan SMS ke penggunaan media social (social media). Hal tersebut mengakibatkan penurunan jumlah voice 27,63% hingga H+7 Lebaran dibandingkan periode yang sama 2016. Sedangkan trafik SMS hari H+7 tahun 2017 turun 50,39% dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

“Masa mudik dan libur Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat Indonesia. Masyarakat menggunakan momen ini untuk bersilaturahmi dan menghubungi sanak saudara di berbagai pelosok Indonesia,” ujar Deva Rachman, group head corporate communications Indosat Ooredoo, dalam keterangannya, baru-baru ini.

Menurut dia, pihaknya sadar pentingnya kualitas jaringan untuk mendukung momen penting momen Lebaran, sehingga memastikan jaringan dalam kondisi terbaik dan dapat melayani kebutuhan pelanggan. Semua layanan, baik voice, SMS, dan layanan data pun berlangsung dengan baik.

Untuk memastikan kapasitas jaringan yang baik, Indosat Ooredoo meningkatkan layanan hingga menjadi 7.344 terabyte/hari. Kapasitas layanan suara disiapkan menjadi 37,5 juta erlang/ hari, sedangkan untuk kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,9 miliar SMS/hari.

Selain itu, performa jaringan Indosat Ooredoo juga memastikan layanan berjalan dengan baik melalui pemantauan jaringan yang dikendalikan dari Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) sebagai Command Centre.

Command Center beroperasi beberapa hari sebelum dan sesudah Lebaran untuk mengidentifikasi secara proaktif melalui tim Performance Monitoring sebelum sebuah gangguan berimbas bagi pelanggan, dan secara reaktif melalui tim Customer Service, sehingga bila ada kendala dapat diselesaikan sesegera mungkin.

Indosat Ooredoo merupakan bagian dari Ooredoo Group, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia yang memberikan akses dan konektivitas kepada setiap orang dan bisnis. Berfokus pada human growth, perseroan ingin meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik melalui dunia digital.

Sementara itu, pada triwulan I-2017, Indosat Ooredoo memiliki 95,6 juta pelanggan dan mencatatkan peningkatan trafik data 227,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan memiliki pegawai lebih dari 4.000 orang dan mencapai pertumbuhan pendapatan sebesar 7% terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. 




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT