Jumat, Aplikasi Bandung Hub Diluncurkan

Jumat, Aplikasi Bandung Hub Diluncurkan
Aplikasi Bandung Hub ( Foto: Istimewa )
Heru Andriyanto / HA Rabu, 6 Juni 2018 | 21:34 WIB

Jakarta - Sebuah aplikasi digital yang akan memudahkan masyarakat Kota Bandung untuk berinteraksi dengan pemerintah kota khususnya mengenai kondisi lalu lintas akan resmi diluncurkan, Jumat (8/6).

Aplikasi bernama Bandung Hub ini merupakan inisiatif dari Dinas Perhubungan Bandung, digarap melalui kerjasama dengan sejumlah rekanan swasta.

Bandung Hub "mempunyai sistem pengurai kemacetan yang menghubungkan sistem ATCS Kota Bandung dengan masyarakat Kota Bandung saat menginformasikan kemacetan lalin, dan solusi lalin langsung dari ATCS Pemkot Bandung," menurut keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (6/6).

ATCS atau Area Traffic Control System merupakan pusat komando pengawasan dan pengendalian lalu lintas (lalin) yang sudah diterapkan di sejumlah kota di Indonesia.

Beberapa manfaat Bandung Hub seperti disebutkan dalam keterangan pers itu antara lain:

1. Dapat mengurai kemacetan lalu lintas di kota Bandung, dengan sistem mengatur lalin dari kontrol ATCS yang menginfokan secara langsung titik kemacetan kota Bandung dan pengalihan arus solusi jalan alternatif dari titik kemacetan yang ada.

2. Mengurai dan mencegah penumpukan kendaraan kemacetan lalin dengan menggunakan CCTV ATCS yang ada di aplikasi HUB. Di aplikasi HUB tersebut, ATCS dapat langsung memberikan info lalin di setiap persimpangan yang macet, dan masyarakat bisa langsung dapat berinteraksi di setiap CCTV (kamera pengawas) yang ada di aplikasi HUB. Dengan menggunakan psikologi masyarakat Kota Bandung pada saat melihat titik kemacetan kota Bandung, otomatis masyarakat Kota Bandung diharapkan tidak melewati titik persimpangan yang sedang macet. Menurut kajian yang sudah dilakukan, sistem ini dapat mengurai kemacetan kota di angka 10-20%. Sistem manajemen transportasi ini yang pertama di Indonesia dan baru ada di kota Bandung.

3. Menginformasikan rute transportasi umum kepada masyarakat Bandung.

4. Menginformasikan kegiatan atau informasi kota Bandung secara langsung.

5. Masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan pemerintah Kota Bandung tanpa adanya batasan dan membuat kota Bandung menjadi smart city.

Aplikasi ini dapat diunduh di Google Play, dan dijanjikan tiga bulan ke depan juga tersedia di App Store.

Acara peluncuran akan dipimpin Pejabat Wali Kota Muhammad Solihin di Taman Sejarah, Balai Kota Bandung, dimulai pukul 09.00 WIB, Jumat (8/6).

Sejumlah rekanan yang terlibat dalam pembuatan dan operasional aplikasi ini antara lain PT Hade Panji Sejahtera, ATCS Kota Bandung, dan First Media -- perusahaan penyedia layanan TV kabel dan internet terkemuka di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE