Aplikasi GoUmrah Trip Mudahkan Jamaah Memilih Biro Umrah

Aplikasi GoUmrah Trip Mudahkan Jamaah Memilih Biro Umrah
Aplikasi Umroh. CEO GoUmrah Trip Irto Rachman (kiri) bersama Komisaris PT Infiniti Reka Solusi Alif Rizqyanto memperlihatkan aplikasi GoUmrah Trip saat perkenalan aplikasi tersebut kepada media di Jakarta, Jumat (8/5/2018). GoUmrah Trip membantu pengguna melakukan pencarian dan pemesanan langsung ibadah umrah secara mudah sesuai kebutuhan calon jamaah. ( Foto: Investor Daily/Beritasatu / Defrizal )
Mardiana Makmun / MAR Minggu, 10 Juni 2018 | 22:47 WIB

Jakarta – Sedikitnya kuota haji membuat masyarakat Muslim di Indonesia memilih lebih dulu melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Mekah. Meski dinodai oleh kasus biro umrah First Travel dan beberapa nama lainnya yang menipu ratusan ribu jamaah, peminat umrah tak juga surut.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) M Arfi Hatim dalam sebuah kesempatan mengatakan, setiap tahun tren jamaah umrah di Indonesia mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada 2017, jumlah jamaah mencapai 870 ribu orang, sedangkan tahun 2018 diperkirakan mencapai 1 juta orang.

“Animo masyarakat untuk beribadah umrah terus meningkat dan menjadi tren belakangan ini seiring dengan kesadaran umat Islam Indonesia untuk beribadah dan sedikitnya kuota haji,” kata CEO GoUmrah Trip, Irto Rachman di sela peluncuran GoUmrah Trip di Plaza Semanggi, Jakarta, akhir pekan ini.

Saat ini, jamaah umrah tersebut dilayani oleh sekitar 700-an biro perjalanan umrah yang tersebar di sejumlah daerah. Sejumlah nama sudah dikenal bertahun-tahun sebagai biro terpercaya, lainnya ada yang terkenal dan ada juga yang tidak. Tentu bukan perkara gampang memilih biro umrah. “Ada banyak pertimbangan memilih, selain nama yang terpercaya, harga paket, juga kelas hotel, lokasi hotel, makanan yang disediakan, maskapai penerbangan, hingga apakah singgah ke negara lain untuk wisata religi atau tidak. Itu jadi pertimbangan jamaah memilih biro umrah,” terang Irto.

Sayangnya, lanjut Irto, informasi detail seperti itu terkadang tidak disediakan di brosur yang disediakan biro umrah. “Lewat aplikasi, GoUmrah Trip menawarkan solusi yang aman dan nyaman untuk mencari dan membandingkan harga, layanan, dan fasilitas paket umrah antara satu biro dengan biro lainnya sehingga memudahkan calon jamaah merencanakan perjalanan umrahnya,” ungkap Irto.

Saat ini, lanjut Irto, baru 30-an biro umrah dan haji yang bergabung di aplikasi GoUmrah Trip. “Baru 30-an, tetapi jumlah ini akan terus bertambah nantinya,” kata irto.

Untuk menghindari biro nakal, GoUmrah Trip hanya menarik biro umrah yang terdaftar resmi di Kementerian Agama (Kemenag). “Biro atau travel yang bergabung di GoUmrah Trip harus terdaftar dan mengikuti aturan Kemenag,” tambah Komisaris PT.Infiniti Andhika Mobilitas (GoUmrah Trip), Alif Rizqiyanto.

Selain terdaftar resmi di Kemenag, biro yang tergabung di GoUmrah juga menawarkan harga paket yang wajar. “Kalau ada yang menawarkan harga paket umrah terlalu murah, misal di bawah Rp20 juta, harus diwaspadai,” tips Irto.



Sumber: Investor Daily