Kembali Beroperasi, Ini Komitmen Tik Tok di Indonesia

Kembali Beroperasi, Ini Komitmen Tik Tok di Indonesia
Tim Tik Tok berkunjung ke kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) untuk membahas kolaborasi antara pemerintah dan Tik Tok dalam menghadirkan konten yang ramah anak. ( Foto: Beritasatu Photo/Herman )
Herman / YUD Rabu, 11 Juli 2018 | 18:31 WIB

Jakarta - Aplikasi Tik Tok yang pekan lalu diblokir oleh Pemerintah Indonesia telah dinormalisasi sejak Senin (10/7) kemarin. Artinya pengguna di Indonesia bisa mengakses kembali platform sosial video pendek tersebut.

CEO Tik Tok Indonesia, Nan Zhang melalui keterangan resmi, Rabu (11/7) menyampaikan, saat ini Tik Tok secara aktif sedang menjajaki kesempatan untuk bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan di Indonesia, seperti institusi pemerintah, organisasi masyarakat dan berbagai pihak lainnya untuk membuat gagasan dan program-program yang fokus pada pengembangan dunia digital, pemberdayaan wanita, perlindungan anak dan kejahatan siber.

Melalui gagasan ini, Tik Tok akan merancang lebih banyak program dan kesempatan bagi pembuat konten untuk mengembangkan kreativitas mereka yang dapat memberikan dampak kepada komunitas, dan mendistribusi lebih banyak konten edukasi digital.

Sebagai bagian dari gagasan ini, Tik Tok akan berkolaborasi dengan ICT Watch, anggota jejaring Gerakan Nasional Literasi Digital SIBERKREASI, dalam pengadaan beberapa seri program online dan offline untuk menyebarkan advokasi literasi digital, serta mempromosikan konten edukasi penggunaan internet secara aman dan bijak, terutama di kalangan anak muda. Tik Tok juga sedang membicarakan kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membuat program-program yang memastikan generasi muda memiliki pengalaman online yang aman, sehat dan edukatif.

"Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Tik Tok. Kami berada di Indonesia untuk jangka waktu panjang. Kami berkomitmen untuk membantu mengurangi kesenjangan digital serta memfasilitasi topik-topik yang penting bagi pengembangan industri internet di Indonesia," kata Nan Zhang.

Baca juga: Tik Tok Punya 10 Juta Pengguna Aktif di Indonesia

Baca juga: Banyak Muat Konten Negatif, Tik Tok Akhirnya Diblokir

Nan Zhang menegaskan, menyediakan platform konten yang aman, sehat dan berkualitas tinggi kepada para pengguna merupakan hal yang terpenting bagi Tik Tok. Tik Tok telah mengambil tindakan untuk memperkuat proses moderasi konten, dan akan menerapkan teknologi yang diperlukan untuk memastikan adanya keamanan bagi para pengguna. Di sisi lain, Tik Tok juga akan terus melakukan investasinya di Indonesia dengan merekrut tenaga dan talenta lokal.



Sumber: BeritaSatu.com