Lemhanas dan Telkom Raih Penghargaan Inovasi Tingkat Dunia

Lemhanas dan Telkom Raih Penghargaan Inovasi Tingkat Dunia
Kiri ke Kanan: Sekretaris Labkurtannas Marsma Ade Dian Suryacandra, Founder dan President Esri Jack Dangermond, serta tenaga profesionak bidang SKA Prof Dr Ir Dadan Umar Daihani DEA. ( Foto: Dok. Esri )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 12 Juli 2018 | 20:34 WIB

San Diego - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), memenangkan penghargaan Esri Special Achievement in GIS (SAG) Award. Penghargaan ini, diberikan kepada instansi yang sudah memanfaatkan teknologi Geographic Information System (GIS) secara kreatif dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

CEO Esri Indonesia, Dr A Istamar mengatakan, pencapaian luar biasa yang diraih oleh Lemhanas dan Telkom, diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak di seluruh dunia dan memacu untuk memanfaatkan teknologi GIS dalam rangka menguatkan kegiatan operasional.

"Penghargaan ini menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia terus membuktikan kemampuannya sebagai pusat inovasi teknologi tingkat dunia untuk pengembangan augmented reality, dan juga big data," ujar Istamar, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Kamis (12/7).

Menurut Istamar, Lemhanas dan Telkom menjadi panutan di tingkat global berkat pemanfaatan teknologi GIS secara inovatif dalam mengolah big data. "Pendekatan inovatif yang dilakukan Telkom dengan teknologi GIS untuk meningkatkan basis pelanggan mereka di tengah persaingan pasar yang sangat ketat di Indonesia akan menjadi blueprint bagi perusahaan-perusahaan telekomunikasi utama di dunia," jelasnya.

Baca Juga: Pusat Data TNI AL Raih Pengakuan Global

Sementara, kata Istamar, Lemhannas menggunakan pemodelan prediktif dinamis dengan memanfaatkan big data dari seluruh Indonesia yang dikembangkan secara spasial. "Inovasi ini membantu para pembuat keputusan mengembangkan dan mensimulasikan dampak yang dapat timbul dengan menggunakan skenario if/then," tandasnya.

Manager Big Data External Service Strategic & Design Telkom Indonesia, Arif Rahman, mengatakan, pihaknya menggunakan teknologi GIS untuk mendapatkan masukan akan kemampuan memberikan layanan utama dan kritikal untuk produk IndiHome.

"Sejak diimplementasikan pada Indihome, kami terus melihat kemajuan berarti dalam hal produktivitas dan efisiensi. Teknologi ini membantu para staf dan manajemen dalam membuat keputusan penting," jelas Arif Rachman.

Kepala Labkurtannas Lemhannas, Marsma TNI Ade Dian Suryacandra, menambahkan, dengan teknologi GIS, Lemhannas mengembangkan Sistem Pengukuran Ketahanan Nasional atau Siskurtannas. Sistem tersebut, secara signifikan meningkatkan level ketahanan negara di tingkat regional dan nasional, dengan membantu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai potensi ancaman.

"Sistem ini menunjukkan betapa luar biasa peran integral yang dimainkan teknologi GIS dalam membantu kami mengambil keputusan berbasiskan informasi yang akurat yang membawa dampak luas bagi inisiatif keamanan nasional," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com