Pemerintah Yaman dan Houthi Akan Bertukar Tahanan

Pemerintah Yaman dan Houthi Akan Bertukar Tahanan
Pasukan militan Houthi. ( Foto: AFP / AFP )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 7 Desember 2018 | 09:01 WIB

Stockholm - Pemerintah Yaman menyatakan telah menyetujui pertukaran tahanan berskala besar dengan musuh-musuhnya, pemberontak Houthi. Hadi Haig, seorang pejabat pemerintah, mengatakan kesepakatan diperkirakan akan mencakup 2.000 pasukan pro-pemerintah dan 1.500 Houthi, saat pihak yang berseteru bersiap untuk pembicaraan Swedia.

Pada Kamis (6/12), pihak-pihak yang berperang di Yaman sepakat untuk bertukar tahanan, memulai konsultasi perdamaian di Swedia yang bertujuan untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil dan mendorong jutaan orang ke jurang kelaparan.

Utusan PBB ke Yaman, Martin Griffiths, mengatakan bahwa mereka mewakili "kesempatan kritis" bagi Yaman. Pertukaran narapidana ini melibatkan setidaknya 5.000 tahanan.

Pertukaran ini adalah upaya pertama dari beberapa langkah membangun kepercayaan yang dimaksudkan untuk membawa pemberontak Houthi dan koalisi pimpinan Saudi yang mendukung Presiden Abdu Rabbu Mansour Hadi ke perundingan yang lebih substantif.

Pada Selasa (4/12), Menteri Luar Negeri Yaman, Khaled al-Yamani, mengatakan bahwa pemerintahnya telah "mencapai kesepakatan" dengan Houthi setelah menghabiskan delapan hingga sembilan bulan terakhir dalam negosiasi.

Kesepakatan ini sebagai bagian dari "langkah membangun kepercayaan", yang menunjukkan bahwa pihak-pihak yang bertikai bisa mencapai kesepakatan gencatan senjata dalam perundingan damai di Swedia, akhir pekan ini.

“Ketika kami menuju ke perundingan di Swedia, kami akan membahas masalah operasional dari perjanjian ini, bagaimana itu dapat diimplementasikan, bagaimana menukar para tahanan, tahanan, korban penculikan dan yang hilang secara paksa,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE