Pertarungan antara Chris John melawan Satoshi Hosono dihentikan pada ronde ke-3 dengan keputusan Technical Draw. pada perebutan gelar Juara tinju gelar dunia kelas bulu versi WBA, Jakarta, Minggu (14/4) malam. FOTO: SP/Joanito De Saojoao

Jakarta - Pemegang gelar Super Champion kelas bulu Asosiasi Tinju Dunia (WBA) Chris John menyesalkan sikap lawannya Satoshi Hosono asal Jepang yang dia nilai berniat bermain curang dalam laga perebutan gelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu malam (14/4).

Dalam laga itu Chris memang berhasil mempertahankan gelar, tetapi bukan karena dia menang. Wasit Rafael Ramos memutuskan pertarungan itu berakhir imbang (technical draw) di ronde ketiga dan menghentikan laga karena Chris mengalami luka parah pada pelipis kiri dan dahi tepat di atas alis kanan.

Alhasil Chris gelar Chris tidak berpindah tangan tadi malam dan rekor tidak terkalahkannya dalam 10 tahun tidak tercoreng.

"Jujur, kalau dibilang tidak puas, saya tidak puas. Tetapi itulah tinju," kata petinju yang memiliki julukan "The Dragon" usai pertandingan tersebut.

Chris mengungkapkan lawannya, Satoshi sudah berniat bermain kotor. Dari awal petinju asal Jepang itu menggunakan kepala yang akhirnya pada ronde kedua membentur pelipis kiri Chris namun pertandingan tetap dilanjutkan.

"Dari awal dia sudah berniat bermain kotor," keluh Chris,

"Di dalam sarung tinjunya sempat ada sesuatu," tuding Chris sambil menambahkan bahwa pengawas WBA sedang menindaklanjuti laporannya.

Pada ronde ketiga, Chris John kembali dihantam dengan keras oleh Satoshi sehingga terjadi pendarahan yang parah pada dahinya. Saat itu, petinju asal Banjarnegara, Jawa Tengah tersebut mengaku pandangannya sudah kabur.

"Dari awal dia sempat mau memulai permainan yang tidak bersih. Dari awal dia menggunakan kepala," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Dokter Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) Tommy Tommy Halauwet menilai keputusan wasit yang menghentikan pertandingan sudah tepat karena darah yang mengucur begitu banyak dan mengganggu penglihatan Chris John.

"Fatalnya karena darah begitu banyak. Itu merugikan petinju dan harus segera dihentikan," kata Tommy yang mengatakan Chris John harus menjalani pemulihan selama seminggu dan istirahat sekitar 3-6 bulan agar kondisinya betul-betul pulih.

Penulis:

Sumber:Antara