Manfaat Vitamin B Komplek bagi Generasi Milenial Aktif

Manfaat Vitamin B Komplek bagi Generasi Milenial Aktif
Head of Marketing Amway Indonesia, Dharmaparayana Sthirabudhi dan Head of Communication Amway Indonesia, Rossy Waworuntu dalam media briefing "Millennials Festival", pada Minggu, 18 November 2018. ( Foto: istimewa )
Happy Amanda Amalia / PYA Minggu, 18 November 2018 | 16:18 WIB

JAKARTA – Generasi milenial dikenal sebagai generasi yang aktif dan memiliki self awareness tinggi terhadap kesehatan. Dalam kegiatan sehari-hari, golongan yang lahir di atas tahun 1979 ini membutuhkan energi besar untuk menjalankan aktivitas dan dituntut harus tetap dalam kondisi fit bagi keluarga di rumah.

Jika mengalami penurunan produksi energi maka akan menyebabkan tubuh lesu dan mudah kelelahan. Salah satu vitamin yang dapat dikonsumsi untuk membantu produksi energinya adalah Vitamin B komplek.

“Self awareness orang milenial adalah soal kesehatan. Tetapi sebelum sehat, kita lihat kalau gaya hidupnya milenial itu kan aktif. Mereka perlu energi untuk menjalankan aktivitas maka kita punya vitamin B komplek yang esensinya sebenarnya membantu untuk energinya,” ujar Head of Marketing Amway Indonesia, Dharmaparayana Sthirabudhi kepada wartawan di sela-sela acara Millennials Festival, Minggu (18/11).

Dalam kesempatan tersebut, Amway Indonesia memanfaatkan kegiatan Millennials Festival untuk meluncurkan dua produk lini, yakni Nutrilite Vitamin B Complex Double Layer dan Artistry Studio, yang merupakan salah satu dari rangkaian produk kosmetik.

Menurut Dharmaparayana, alasan Amway meluncurkan produk vitamin B komplek karena ingin memanfaatkan momentum vitamin B yang telah direformulasi. Dia mengatakan, jika pada produk vitamin B yang lama, konsumen harus mengonsumsinya sebanyak dua tablet per hari sedangkan produk terbaru hanya perlu mengonsumsi satu tablet per hari dan sudah dapat memenuhi kebutuhan selama satu hari.

“Vitamin B komplek yang baru ini karena menggunakan teknologi double layer, yang memperlambat pelepasan 8 vitamin B ke dalam sistem tubuh sehingga dapat mengoptimalkan penyerapan nutrisinya. Di saat kita konsumsi maka tidak akan langsung diserap oleh badan tetapi bertahap dan perlahan. Jadi asupan energinya bisa lebih panjang. Bukan 100% baru tapi kita reformulasi supaya jauh lebih mumpuni. Tetapi diluar itu, kalau kita membicarakan generasi muda maka yang paling dibutuhkan dan paling basic adalah protein yang berguna untuk regenerasi sel, pertumbuhan,” jelas dia.

Dharmaparayana juga menambahkan bahwa masih ada persepsi salah yang beredar tentang vitamin dan suplemen. “Banyak yang mempersepsikan bahwa suplemen dan vitamin itu adalah untuk healing, menyembuhkan, padahal nggak. Namanya saja suplementasi berarti dia melengkapi. Vitamin juga tidak menyembuhkan tetapi dia memperbaiki dan melengkapi juga. Esensinya orang sakit dikasih vitamin karena pasti ada sesuatu yang kurang, yang akhirnya harus ditambah,” tuturnya.

Menurut Head of Communication Amway Indonesia, Rossy Waworuntu, suplemen berguna untuk mengisi gap yang ada sekarang ini, antara gaya hidup dengan kemacetan, stres, serta makanan junkfood.

“Jadi suplemen ini sebenarnya menjadi solusi untuk memenuhi kekurangan-kekurangan tadi. Dan ini terutama dari vitamin B, dengan makanan yang kandungan gizinya berkurang jadi bisa menambah energi yang diperlukan,” ujarnya.

Dharmarayana menjelaskan jika setiap orang membutuhkan 2.150 kalori setiap harinya. Tetapi yang terjadi adalah terkadang asupan yang masuk tidak hanya kalori, ada pula asupan energi lain, zat-zat lain yang harus diserap tubuh yang mana sering kali tidak lengkap.

“Maka dari itu diperlukan vitamin dan nutrisi tambahan, dalam hal ini suplementasi. Kita lihat yang sekarang ini, mau yang generasi muda atau siapapun itu mereka masih kurang mendapat edukasi. Itu yang sekarang kita mau coba ajarkan bahwa actually everybody needs suplemen dan vitamin. Bukan karena sakit tapi karena badan kita membutuhkan,” kata dia.

Di sisi lain, menjelang bonus demografi dan menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020-2030, Indonesia akan menikmati era keemasan pertumbuhan ekonominya. Menurut data Badan Pusat Statistik 2013, pada tahun tersebut, generasi milenial akan berusia 30-40 tahun dan diperkirakan berjumlah 34% dari total populasi.

Selain itu, di saat yang bersamaan, pengguna internet di Indonesia diproyeksikan mencapai 140 juta orang di mana sebagian besarnya adalah generasi milenial sehingga dapat berdampak positif bagi pertumbuhan kewirausahaan.

“Generasi muda, utamanya milenial, merupakan penggerak utama masa depan perekonomian Indonesia, sekaligus segmen pasar yang potensial. Mereka memiliki semangat yang tinggi, keterampilan yang unggul dan mampu menciptakan lapangan kerja. Didukung daya kreativitas dan inovasi bagi kehidupan yang lebih baik. Hal ini sangat selaras dengan visi Amway,” ujar General Manager Amway Indonesia, James Park dalam keterangan pers, Minggu.

Kesibukan, tekanan pekerjaan dan gaya hidup telah mengurangi waktu istirahat generasi milenial saat ini. Memahami kondisi tersebut, Amway telah menghadirkan dua produk unggulan suplemen kesehatan dan produk kecantikan guna mendukung gaya hidup millenial yang aktif, agar senantiasa tampil bugar dan cantik. “Melalui acara ini, kami mengundang semua yang hadir untuk mencoba tantangan dan merasakan manfaat dari keunggulan produk-produk tersebut,” tambah Dharmaparayana.

Rossy menegaskan bahwa bisnis Amway Indonesia terus mengikuti perkembangan dan menyesuaikan tren pasar. Keberhasilan Amway didukung oleh sistem pemasaran dan penjualan yang mantap, serta mitra usaha yang penuh semangat dan berkomitmen tinggi untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

“Amway selalu memperhatikan kualitas yang didasarkan pada inovasi formula dan teknologi, sehingga menghasilkan produk yang memenuhi kepuasan para pelanggan, dan nyata meningkatkan kesehatan, lingkungan serta kualitas hidup mereka,” ujar dia.



Sumber: Investor Daily
CLOSE