Mengenali Gejala Penyakit Multiple Myeloma

Mengenali Gejala Penyakit Multiple Myeloma
Ilustrasi kanker. ( Foto: Ist / Ist )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 21 November 2018 | 23:18 WIB

Jakarta - Selain leukemia, terdapat penyakit kanker darah lainnya yang sering menyerang kalangan lanjut usia (lansia), yaitu multiple myeloma.

Salah satu pakar di bidang kanker, Dr dr Ikhwan Rinaldi Sp PD-KHOM, memaparkan multiple myeloma merupakan kanker darah yang ditandai dengan peningkatan kadar sel plasma, sel yang berfungsi membuat antibodi dalam darah, di dalam sumsum tulang secara berlebihan yang dapat berdampak pada komplikasi lebih lanjut kondisi lain seperti anemia, gangguan fungsi ginjal, tulang keropos, darah yang mengalir tidak lancar serta tingginya kadar kalsium dalam darah.

"Penyakit ini merupakan penyakit yang mematikan jika salah dalam penanganan. Jadi, pada kanker ini ada produksi berlebihan antibodi tetapi antibodi ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya justru menurunkan daya tahan tubuh," jelas Dr dr Ikhwan Rinaldi, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (21/11).

Menurutnya, multipel myeloma juga mengakibatkan kadar kalsium darah meningkat karena adanya kerusakan tulang. Kalsium yg tinggi dalam darah dapat mengganggu irama jantung, sehingga multipel myeloma sering tidak terdeteksi karena sering kali memiliki gambaran yang sama dengan penyakit lain.

"Seperti penderita gagal ginjal sering bersamaan dengan anemia tetapi tidak diduga adanya multipel myeloma ini. Penderita yang mengalami keropos tulang sering kali tidak diduga adanya multipel myeloma," jelas dokter yang sering praktik di RS Medistra dan RS Gading Pluit ini.

Sebenarnya, kata dr Ikhwan, mudah sekali mendeteksi penyakit ini. Jika melihat adanya kadar globulin yg lebih tinggi dari nilai albumin maka perlu dipertimbangkan diagnosis penyakit ini.

"Jika ditemukan hal ini maka perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan adanya antibodi atau imunoglobulin yg dominan dalam darah. Apakah itu IgG, IgM atau IgA dan yang tak kalah penting adalah memeriksa aspirasi atau biopsi sumsum tulang untuk menemukan kadar sel plasma yang berlebihan," paparnya.

Dr Ikhawan menambahkan, menemukan multipel myeloma adalah hal yang tidak terlalu sulit. Tapi terkadang terlupakan. Bila tidak terdiagnosis dengan cepat, multipel myeloma dapat mengancam nyawa. Karena kadar globulin yg tinggi dalam darah menyebabkan aliran darah menjadi tidak lancar terutama ke otak sehingga bisa menyebabkan koma dan kematian.

"Namun dengan penanganan yang tepat, seorang pasien dapat menikmati hidup lebih lama bersama keluarga. Penyakit ini kadang-kadang salah diagnosis dengan penyakit lain seperti penyakit gagal ginjal atau penyakit keropos tulang," tandasnya.

Dr Ikhwan menambahkan, kalau ada gangguan ginjal dan atau keropos tulang ingatlah ada kemungkinan lain yaitu penyakit kanker sel plasma atau multipel myeloma. Terlebih, pengobatan multipel myeloma mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun belakangan ini.

"Kemajuan ini mengakibatkan penderita dapat bertahan hidup lebih lama. Oleh karena itu, menemukan diagnosis multipel myeloma akan memberikan harapan hidup bagi penderitanya lebih panjang," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE