Penyerang AS Monaco, Kylian Mbappe.

Cetak Dua Gol ke Gawang Dortmund, Mbappe Senang dan Sedih

Penyerang AS Monaco, Kylian Mbappe. (AFP)

Dortmund - Penyerang AS Monaco, Kylian Mbappe, mengaku senang bisa mencetak dua gol yang membawa timnya menang 3-2 di kandang Borussia Dortmund, Rabu (12/4) atau Kamis dini hari WIB. Namun dia juga sedih karena kemenangan ini diraih di tengah musibah yang dialami lawannya.

Laga ini digelar hanya sehari setelah ledakan yang mengenai bus tim Dortmund saat akan menuju Stadion Signal Iduna Park, Selasa. Pemain lini pertahanan Dortmund, Marc Bartra, cedera akibat terkena jendela bus yang hancur. Pemain asal Spanyol ini juga harus menjalani operasi pergelangan tagannya yang patah.

Selain mengantar timnya meraih kemenangan, Mbappe juga menorehan rekor. Dia menjadi pemain termuda yang mampu mencetak dua gol pada satu pertandingan babak knock-out Liga Champions.

Monaco unggul melalui dua gol Mbappe dan gol bunuh diri Sven Bender. Dortmund bangkit pada babak kedua dan membalas melalui aksi Ousmane Dembele dan Shinji Kagawa, namun mencetak gol penyama skor.

Kemenangan di kandang lawan tentu membuat Monaco bisa lebih tenang saat menjalani laga kedua di Stadion Louis II nanti. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk melaju ke semifinal. Kalah 0-1 saat menjadi tuan rumah nanti, mereka tetap lolos.

Meski menjadi bintang laga ini, Mbappe mengaku perasaannya campur aduk antara gembira dan sedih. Dia pun menggambarkan pertandingan ini sebagai momen ekstrem sepanjang kariernya.

Mbappe pun menggambarkan kepanikan di kubu Monaco ketika mendengar bus tim Dortmund dihantam ledakan. “Kami juga ikut menderita atas apa yang terjadi,” kata Mbappe kepada L'Equipe.

“Kami mendengar ada ledakan dan berita lainnya. Kami khawatir, kami sangat ketakutan,” ungkapnya.

“Saya mencoba menelpon Ousmane (Dembele, pemain Dortmund). Dia menjelskan situasinya kepada saya. Saya katakan kepadanya saya bersamanya dan timnya. Kami bersatu,” ungkap Mbappe.

“Saya tak ingin kejadian ini berulang menimpa siapa pun. Para pemain sangat tersentuh oleh kejadian ini. Sangat tersentuh,” imbuh Mbappe.

“Kami semua bersama Bartra. Kami tahu ini sulit baginya seperti hal bagi semua pemain Dortmund,” dia menambahkan.

“Kondisinya memang tidak normal namun kami profesional. Kami harus terbiasa dengan semuanya bahkan saat kondisi paling ekstrem. Hari ini kami mengalami suasana ekstrem dan kami mencoba mencapai level yang pantas di perempat final Liga Champions,” tutur Mbappe.



Jaja Suteja/JAS

Goal