Robben: Bayern Muenchen Dirampok i

Pemain sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben.

Oleh: Jaja Suteja / JAS | Rabu, 19 April 2017 | 14:06 WIB

Madrid - Gelandang Bayern Muenchen, Arjen Robben, merasa timnya dirampok setelah klub raksasa Jerman itu tersisih dari Liga Champions oleh Real Madrid setelah laga Selasa (18/4) atau Rabu dini hari WIB. Muenchen menyerah 2-4 dan gagal melaju karena secara total kalah 3-6. 

Arturo Vidal diganjar kartu merah pada menit ke-84 saat Bayern memimpin 2-1. Dia diusir setelah mendapat kartu kuning kedua. Banyak yang tindakan Vidal bukan pelanggaran karena tackle-nya fair.

Akibat kartu merah ini Muenchen hanya bermain dengan 10 orang pada laga yang harus diselesaikan dengan babak tambahan ini. Saat babak tambahan, gawang Muenchen bobol tiga kali, dua oleh Ronaldo dan sekali oleh Marco Asensio.

Gol kedua Ronaldo yang dicetak saat babak tambahan pun seharusnya offside. Kepemimpinan wasit Viktor Kassai juga mendapat kritik keras dari pelatih Muenchen, Carlo Ancelotti.

Saat ditanya apakah Bayern merasa dirampok, pemain sayap Robben kepada Viasat mengatakan, “Ya, Anda tahu dalam opini saya, ini keterlaluan, karena Anda bisa lihat ini pertandingan yang bagus,” ungkap Robben.

“Semua orang di seluruh dunia melihat dua tim hebat saling adu kekuatan dan memiliki para pemain hebat,” katanya.

“Ini pertandingan yang enak dinikmati. Lalu pertandingan seperti ini diputuskan oleh keputusan penting dari seorang wasit,” kata Robben.

“Saya tak suka berbicara tentang wasit namun Anda harus melihat kepada diri Anda sendiri dan kekeliruan yang kamu buat atau yang telah kamu lakukan salah. Dalam kasus ini, saya bukan orang yang menentukan. Ada keputusan yang lebih penting yang menentukan permainan,” paparnya.

“Ini (permainan Real Madrid dan Muenchen) promosi yang bagus buat sepakbola namun kemudian ditentukan oleh orang yang membawa peluit,” imbuhnya.




Sumber: Goal
ARTIKEL TERKAIT