BeritaSatu.com

Hidup Anda bisa seindah pelangi
Jika Anda pandai mewarnai.
Kami datang setiap hitungan detik,
membawa aneka ragam informasi.

Beritasatu.com mewarnai hidup Anda
dengan informasi aktual-penuh makna.
Beritasatu.com sumber informasi terpercaya.
Close

    Berita Video

    Jumat, 09 November 2012 | 13:35

    Polisi Tembak Perampok Penumpang Taksi

    Pelaku mengincar korban secara acak dam biasanya perempuan.

    Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, membekuk tiga perampok di dalam taksi. Dua pelaku dilumpuhkan dengan timah panas.

    "Kami amankan tiga pelaku perampokan di dalam taksi, berinisial RC, HP dan IW. Sementara empat lain masih diburu  yakni AP, DR, KM dan ED," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, dalam jumpa pers, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/11).

    Dikatakan Rikwanto, para pelaku sudah melakukan 13 kali aksi perampokan di sejumlah tempat di Jakarta dan sekitarnya. Diantaranya, Jakarta Selatan tiga kali (Mall Pondok Indah dua kali, Mall Ambassador satu kali), Serpong, BSD tiga kali (seputar Mall BSD), Puri Mall Kembangan, Jakarta Barat dua kali, Roxy Gambir, Jakarta Pusat dua kali, Jakarta Utara satu kali (Rumah Duka RS Atmajaya Pluit), Jakarta Timur satu kali (TMII), Bekasi satu kali (Mall Metropolitan Bekasi).

    "Dalam aksinya mereka mengincar korban secara acak. Biasanya korbannya perempuan," tambahnya.

    Rikwanto menuturkan, selain menangkap tiga pelaku, dua diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

    "Dua pelaku ditembak kakinya. Sementara, barang bukti yang diamankan dua unit Taksi Indah Family, satu taksi Primajasa, satu unit mobil Toyota Avanza, dan uang Rp 1 juta sisa hasil jarahan," tandasnya.

    Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengungkapkan sebelum menjalankan aksinya, para pelaku menyewa taksi dari sopir asli.

    "Setelah sewa, mereka membeli kaca film seharga Rp100 sampai Rp150 ribu dan menempelkannya di kaca taksi. Tujuannya agar pengguna jalan lain atau masyarakat tak melihat aksinya," jelasnya.

    Selanjutnya, kata Herry, saat beraksi, sebuah Toyota Avanza berpenumpang pelaku lainnya, mengiringi dari belakang. Ketika mendapatkan korban, di tengah jalan pelaku lainnya masuk ke dalam taksi.

    "Ketika mendapatkan korban, di tengah jalan tiba-tiba mobil berhenti. Kemudian pelaku yang ada di mobil Avanza turun dan masuk ke dalam taksi. Lalu, langsung memaksa korban menyerahkan barang-barang yang dimilikinya," paparnya.

    Herry menyampaikan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung mengumpulkan bukti-bukti dan memburu para pelaku. Pada Selasa (6/11), polisi mendapatkan informasi kalau para pelaku berada di Jati Asih dan Narogong Bekasi.

    "Sekitar jam 17.30 WIB, tim menangkap Robi Chaniago alias Eko, di Jati Asih dan Harporson alias Husmin di Cipendawa, Narogong, Bekasi. Terakhir kami menangkap Iwan," ungkapnya.

    Herry menegaskan, ketiga pelaku dapat dijerat Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman 15 tahun penjara. "Dikenakan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. hukumannya 15 tahun penjara," pungkasnya.

    Barang bukti yang disita polisi:
    Satu unit Taksi Indah Family Nomor Pintu 023, Nomor Polisi B 2986 IK, satu Unit Taksi Indah Family Nomor Pintu 068, satu unit Taksi Primajasa Nomor Pintu 374, satu unit mobil Toyota Avanza B 2318 IM, dan Uang Rp 1 juta.
    Penulis: