Pasien Hepatitis C pun Saling Membantu untuk Sembuh
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Indonesia Buyers Club (2-Habis),

Pasien Hepatitis C pun Saling Membantu untuk Sembuh

Selasa, 22 Desember 2015 | 15:34 WIB
Oleh : Abdul Muslim / MUS

Sejak berjalan empat bulan yang lalu, sudah ada 42 pasien hepatitis C yang menitip pembelian obat melalui IBC, yang mengimpor langsung dari India. Mayoritas pasien ketika melakukan tes pascapengobatan mendapati bahwa tingkat hepatitis C di tubuhnya dalam level tidak terdeteksi, setelah empat minggu mengkonsumsi obat dari India.

Obat yang diimpor oleh IBC guna keperluan pribadi itu merupakan obat-obatan generasi terbaru yang telah diakui oleh WHO sebagai sebuah obat yang menyembuhkan hepatitis C dengan efektifitas cukup tinggi.

Obat yang diimpor oleh IBS bernama Sofosbuvir, Ledipasvir, dan Daclastavir. Obat tersebut merupakan versi generik, sehingga harganya lebih terjangkau. Ketiga obat telah diakui mempunyai tingkat efektivitas tinggi dalam menyembuhkan penyakit hepatitis C. Sedangkan harganya jauh lebih murah dibandingkan obat-obatan yang saat ini tersedia di Indonesia.

Sementara itu, cara IBC bekerja dengan menyebarkan informasi melalui sebuah Facebook Page yang bernama Pengobatan Hepatitis C. Di groups facebook, IBS menyebarkan info terkait hepatitis C, sekaligus menjadi ruang berkomunikasi bagi pasien hepatitis C untuk menitip obat dari India.

Bila pasien yang ingin menitip obat, IBC meminta mereka menghubungi dokter yang telah bekerja sama guna mendapatkan tes-tes prapengobatan yang meliputi tes genotype, HCV RNA, dan fibroscan, termasuk resep dokter yang dibutuhkan.

Setelah itu, dokumen-dokumen dikirimkan melalui email ke sofosbuvir@iac.or.id dan kemudian pasien mentransfer uang ke IBC. Selanjutnya, IBC memesan obat langsung dari suplier di India. Dalam waktu tujuh hari kerja, obat akan dikirimkan sampai ke pasien.

Aditya pun menambahkan, “Apa yang kami lakukan ini tidak melanggar hukum yang ada di Indonesia karena kami mengimpor untuk keperluan pribadi. Selain itu, jika dipandang melanggar hukum pun, kami siap menghadapi konsekuensinya karena ini demi menyelamatkan nyawa sesama kami pasien Hepatitis C.”

Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kelompok Pasien Hepatitis C Impor Sendiri Obat dari India

Saat ini, diperkirakan ada 2,5 juta penduduk Indonesia terinfeksi hepatitis C dan membutuhkan obat-obatan itu agar bisa sembuh.

KESEHATAN | 22 Desember 2015

Perhatikan Hal-hal Berikut Ketika Menggelar Sunatan

Ruangan untuk sunatan memang tidak perlu syarat khusus seperti halnya membangun instalasi kamar bedah. Yang paling penting, ruangan lapang. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pergerakan dokter, asisten, dan juga pasien.

KESEHATAN | 21 Desember 2015

Waskita Karya Gelar Sunatan Massal untuk 300 Anak

Pada musim liburan kali ini, Waskita Karya menggelar sunatan massal yang diikuti oleh 300 anak, terdiri atas 200 anak dari Jabodetabekdan 100 anak di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada akhir pekan lalu.

KESEHATAN | 20 Desember 2015

Implan Tulang Buatan BPPT Tekan Impor Alat Kesehatan

Dorong kemandirian bangsa di bidang kesehatan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan biocompatible material yakni berupa implan tulang.

KESEHATAN | 21 Desember 2015

Syukuran Yayasan Unilever Indonesia (YUI) Dilaksanakan di Yogyakarta

Acara syukuran 15 tahun YUI dilaksanakan di kota Yogyakarta sebagai kota yang menjadi cikal bakal program YUI berdiri

KESEHATAN | 21 Desember 2015

Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris Beberkan 2 Cara PPOB

Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris beberkan dua cara pembayaran Payment Point Online Bank (PPOB), yang mulai beroperasi Senin (21/12).

KESEHATAN | 21 Desember 2015

Kini, Bayar Iuran BPJS Kesehatan Bisa Di Kantor Pos

Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan dapat dilakukan di Kantor Pos. Mulai Senin (21/12), sekitar 4.529 kantor pos di seluruh Indonesia menerima pembayaran.

KESEHATAN | 21 Desember 2015

Waspadai Ponpes Disusupi Narkoba

Ponpes harus waspada karena peredaran gelap narkotika yang semakin sulit dideteksi.

KESEHATAN | 20 Desember 2015

Mendikbud: Kebiasaan Membaca Harus Dibudayakan

Untuk memiliki budaya membaca, harus diajarkan dan dibiasakan.

KESEHATAN | 20 Desember 2015

Musisi Dioperasi Otaknya Sambil Mainkan Saksofon

Seorang musisi jazz Spanyol memilih tetap terjaga ketika menjalani operasi medis, dan memainkan saksofonnya.

KESEHATAN | 20 Desember 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS