Wamendag Intensifkan Diplomasi dan Kampanye Kelapa Sawit
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-1.25)   |   COMPOSITE 4879.1 (1)   |   DBX 933.193 (0.2)   |   I-GRADE 128.434 (0.25)   |   IDX30 404.523 (-1.05)   |   IDX80 106.174 (-0.17)   |   IDXBUMN20 268.239 (-0.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.05)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-1.43)   |   IDXQ30 118.527 (-0.37)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.07)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.27)   |   IDXV30 100.803 (-0.03)   |   INFOBANK15 767.134 (-4.66)   |   Investor33 355.071 (-1.5)   |   ISSI 143.565 (0.35)   |   JII 517.566 (2.32)   |   JII70 175.828 (0.63)   |   KOMPAS100 953.068 (0.13)   |   LQ45 742.375 (-1.19)   |   MBX 1347.52 (-0.07)   |   MNC36 265.633 (-0.06)   |   PEFINDO25 258.006 (0.98)   |   SMInfra18 230.699 (-0.49)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-1.18)   |  

Wamendag Intensifkan Diplomasi dan Kampanye Kelapa Sawit

Rabu, 29 Juli 2020 | 13:36 WIB
Oleh : Aditya L Djono / ALD

Jakarta, Beritasatu.com - Minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan turunannya masih didiskriminasi dan dianggap negatif di pasar internasional. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong semua pihak, termasuk pengusaha ikut mendorong kampanye positif soal CPO.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, pemerintah tidak tinggal diam dengan diskriminasi dan kampanye negatif sawit. Selama ini, CPO merupakan komoditas ekspor andalan Indonesia.

“Sawit adalah salah satu penopang ekspor Indonesia. Oleh karena itu, bagaimana pun harus diperjuangkan. Kita ingin sawit memberikan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan seluruh masyarakat, bukan hanya pengusaha tetapi juga petani sawit, buruh di industri sawit dan seluruh masyarakat pada umumnya," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (27/7/2020).

Jerry menggandeng pelaku usaha bersinergi untuk lebih menggalakkan diplomasi dan kampanye sawit di luar negeri. Dari sisi diplomasi, kata Jerry, perjanjian perdagangan yang didorong pemerintah bisa meningkatkan daya saing produk sawit. Dengan perjanjian seperti FTA dan CEPA, tarif masuk produk Indonesia bisa ditekan hingga 0 persen sehingga bisa menekan harga.

“Perjanjian perdagangan itu kunci, karena dari situ kita mendapatkan preferensi tarif hingga 0 persen. Itu sangat menguntungkan sekali karena menghasilkan harga yang kompetitif," ucapnya.

Namun, menurut Jerry, perjanjian perdagangan saja tak cukup. Dia menyadari ada isu sensitif soal sawit yang dapat mengganggu proses perundingan perdagangan. CPO sering dituding sebagai tanaman yang tidak ramah lingkungan di samping tuduhan-tuduhan lainnya.

Jerry percaya semua negara sudah tahu bahwa sawit relatif lebih ramah lingkungan dan efisien dibandingkan produk kompetitor. Apalagi, ndonesia juga makin aktif menegakkan aturan-aturan sosial dan ekologis dalam perkebunan dan industri kelapa sawit. Semua negara harus melihat permasalahan ini dengan lebih objektif.

“Kita menyadari bahwa ini bukan semata-mata berkaitan dengan isu negatif itu sendiri, tetapi berkaitan dengan kepentingan yang ada di baliknya. Minyak-minyak nabati lain belum ada yang seefisien kelapa sawit dan karenanya pasti akan ada yang akan kalah jika bersaing secara bebas. Itulah sebabnya banyak instrumen dipakai untuk membuat kelapa sawit terhambat di perdagangan internasional," tuturnya.

Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak bersinergi untuk memberikan wacana-wacana positif tentang sawit. Dia yakin pemerintah saja tidak akan bisa menangani isu tersebut sendirian.

Pengusaha dan organisasi non pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal ini. Jerry ingin peran mereka diwadahi gerakan bersama yang sinergis dan koordinatif.

Pemerintah, kata Jerry, terus berjuang di forum internasional untuk melawan diskriminasi sawit. Gugatan Indonesia kepada Uni Eropa di WTO masih berlanjut. Saat ini, ekspor biodesel ke Benua Biru dikenakan bea masuk dengan tarif 8-18 persen.

"Indonesia menuntut prinsip kesetaraan dan keadilan dalam perdagangan dunia," ucapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemperin Dorong Wirausaha Muda Kriya dan Fesyen

Kemperin melaksanakan program Creative Business Incubator untuk mencetak wirausaha muda yang akan menjadi motor penggerak industri ini di masa mendatang.

EKONOMI | 29 Juli 2020

BNI Termasuk 20 Besar Bank Internasional di Singapura

BNI Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) Singapura menjadi salah satu dari 20 bank internasional yang berstatus Full Bank License.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Cegah Resesi, Pemerintah Akan Belanja Besar-besaran

Belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong, sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Pengelolaan Dana Peserta, BP Tapera Tetapkan Dua Acuan Utama

Investasi aman dan transparansi menjadi acuan BP Tapera dalam pengelolaan dana peserta.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Rupiah Berbalik Melemah ke Rp 14.500-an

urs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Rabu (29/7/2020), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.500.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,22%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,22 persen ke kisaran 5.101,73 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2020).

EKONOMI | 29 Juli 2020

OJK Akan Perpanjang Masa Restrukturisasi Kredit yang Terdampak Covid-19

Pada Oktober mendatang, OJK akan mengumumkan masa perpanjangan dari program restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak Covid-19.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Program Penjaminan Kredit Korporasi Diluncurkan

Lewat penjaminan ini, perbankan diharapkan bisa menyalurkan kredit modal kerja hingga Rp 100 triliun sampai tahun 2021.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 10.000 Didorong Kebijakan OCC

Harga Bitcoin kembali melewati US$ 11.200 atau Rp 162 juta pada Selasa (27/7/2020).

EKONOMI | 29 Juli 2020

Amartha Catatkan Tingkat Keberhasilan Pengembalian 100% di Wilayah Sumatera

Tingkat Keberhasilan Pengembalian Amartha dengan nilai riil 100% berhasil diraih di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS