2021, RAPBN Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

2021, RAPBN Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi

Jumat, 14 Agustus 2020 | 14:50 WIB
Oleh : Aditya L Djono, Lennny Tristia Tambun, Novy Lumanauw, Lona Olavia / ALD

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, fokus pemerintah yang dituangkan dalam kebijakan anggaran RAPBN 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, pada tahun depan pemerintah juga mendorong terwujudnya reformasi perekonomian.

Demikian disampaikan Presiden saat menyampaikan keterangan pemerintah tentang RUU RAPBN 2021 di hadapan rapat paripurna DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Presiden menyampaikan, saat ini pemerintah fokus mempersiapkan diri menghadapi tahun 2021. Ketidakpastian global maupun domestik masih akan terjadi. “Program pemulihan ekonomi akan terus dilanjutkan bersamaan dengan reformasi di berbagai bidang,” jelasnya.

Kebijakan relaksasi defisit melebihi 3% dari PDB, lanjut Presiden, masih diperlukan, dengan tetap menjaga kehati-hatian, kredibilitas, dan kesinambungan fiskal.

Untuk itu, Presiden mengungkapkan, rancangan kebijakan APBN 2021 diarahkan pada empat hal. Pertama, mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Kedua, mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing ekonomi.

Ketiga, mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital. Keempat, pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.

“Karena akan banyak ketidakpastian, RAPBN harus mengantisipasi ketidakpastian pemulihan
ekonomi dunia, volatilitas harga komoditas, serta perkembangan tatanan sosial ekonomi dan geopolitik, juga efektivitas pemulihan ekonomi nasional, serta kondisi dan stabilitas sektor keuangan,” kata Presiden.

Sejalan dengan itu, pelaksanaan reformasi fundamental juga harus dilakukan, seperti reformasi pendidikan, reformasi kesehatan, reformasi perlindungan sosial, serta reformasi sistem penganggaran dan perpajakan.

“Dengan berpijak pada strategi tersebut, Pemerintah mengusung tema kebijakan fiskal tahun 2021, yaitu Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi,” ujar Presiden.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pegadaian Siapkan Konser Virtual dan Giveaway Rp 119 Juta

Pegadaian merayakan HUT ke-75 RI bareng sejumlah artis nasional papan atas.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

MTF Targetkan Pembiayaan Rp 12 Miliar di MTF Virtual Autofiesta 2020

Mandiri Tunas Finance menargetkan pameran virtual otomotif bertajuk MTF Virtual Autofiesta 2020 diikuti 10 juta pengunjung.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Rupiah Siang Ini Menguat Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.799-Rp 14.841 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Dilanda Aksi Jual

Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 23,0 (0,10 persen) mencapai 23.273 poin.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Polytama Rilis Obligasi dan Sukuk Ijarah Rp 750 Miliar

Dananya digunakan untuk melunasi sebagian utang perusahaan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Presiden Jokowi minta masyarakat membeli dan mencintai produk lokal.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Rehat Siang, IHSG Turun Tipis ke 5.238

Sebanyak 160 saham naik, 206 saham melemah dan 180 saham stagnan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

OJK Beri Sanksi Pembatasan Usaha Asuransi Jiwa Kresna

OJK mewajibkan Asuransi Jiwa Kresna membayar klaim yang telah diajukan pemegang polis.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi: Manfaatkan Peluang dari Krisis Pandemi Covid-19

Indonesia harus memanfaatkan peluang dari kejatuhan ekonomi negara lain akibat pandemi Covid-19 untuk mengejar ketertinggalan negaranya.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Ketua MPR: Perlu Keseimbangan Aspek Kesehatan dan Ekonomi.

Dengan sehat, persoalan ekonomi menjadi lebih mudah ditangani.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS