Buku Ginandjar Kartasasmita “Reinventing Indonesia, Menata Ulang Bangsa" Diluncurkan
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Buku Ginandjar Kartasasmita “Reinventing Indonesia, Menata Ulang Bangsa" Diluncurkan

Rabu, 23 September 2020 | 14:08 WIB
Oleh : Aditya L Djono / ALD

Jakarta, Beritasatu.com – Profesor Ginandjar Kartasasmita meluncurkan buku karyanya “Reinventing Indonesia, Menata Ulang Bangsa”. Buku tersebut mengungkap pengalaman Ginandjar sebagai salah satu pelaku utama di balik kebijakan ekonomi mengatasi krisis ekonomi 1998.

Peluncuran buku yang dirangkai dengan diskusi secara virtual dilaksanakan di Beritasatu Plaza, Rabu (23/9/2020). Dalam diskusi, selain Ginandjar, tampil sebagai pembicara Profesor Toto Pranoto dari Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, ekonom Universitas Indonesia Ninasapti Triaswati, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan Salim Said, serta Profesor Timothy Buehrer dari Asia Pacific for Security Studies.

Ginandjar menuturkan, buka Reinventing Indonesia berawal dari proyek yang dikerjakannya saat diundang Profesor Jeffrey Sachs menjadi fellow di Harvard University selama setahun. “Saat itu ada proyek penulisan mengenai krisis ekonomi di Asia, khususnya di Indonesia. Setelah saya tulis, kemudian dimuat di jurnal Harvard,” jelas mantan menko ekuin saat krisis ekonomi 1998 terjadi tersebut.

Tak berhenti di situ, Ginandjar berlanjut di Harvard sebagai visiting scholar. Pada kesempatan itu, dia melengkapi jurnalnya bersama Profesor Joseph Stern dari Harvard yang menjadi penasihat tim ekonomi pemerintah Indonesia saat itu, dan menuangkannya menjadi sebuah buku. “Sekarang Joseph Stern sudah meninggal, tapi ada rekannya Timothy yang melanjutkan dan ikut berkontribusi dalam buku ini,” jelasnya.

Proyek penulisan buku selesai pada 2001, namun baru dipublikasikan oleh World Scientific Publication Singapura. “Sesudah itu pun tidak segera selesai, sempat tertunda karena untuk mencakup proses-proses prakrisis, termasuk proses pemilihan presiden baru yang demokratis. Baru buku ini diterbitkan di luar negeri,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Toto Pranoto menilai, buku karya Ginandjar Kartasasmita tersebut sangat menarik dan penting karena memberi gambaran yang jelas situasi-situasi kritis yang pernah dialami banga Indonesia. “Terutama krisis ekonomi sampai transisi ke Presiden BJ Habibie, digambarkan secara jelas dan detail, dan itu ditulis pelaku sejarahnya secara langsung,” katanya.

Menurut Toto, penerbitan buku ini sangat tepat dengan momentum ancaman krisis yang kembali dihadapi Indonesia akibat pandemi Covid-19. “Sekarang kita mengalami kembali krisis yang mungkin lebih dahsyat. Di sini pentingnya bagaimana pengalaman birokrasi pemerintah dan teknokrasi mengatasi salah satu krisis yang pernah terjadi dan bagaimana pemulihan yang dilakukan. Saya kira ini cerita yang bermanfaat di mana kita bisa ambil beberapa hal positif agar relevan dengan bagaimana penanganan krisis terkait pandemi Covid saat ini,” ungkapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 14.800

Kurs rupiah berada di level Rp 14.790 per dolar AS atau terdepresiasi 40 poin (0,27 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.750.

EKONOMI | 23 September 2020

Jokowi Minta Master Plan Food Estate Segera Diselesaikan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jangan sampai tanaman di Food Estate ternyata tidak sesuai kebutuhan.

EKONOMI | 23 September 2020

Menteri ATR Diminta Tuntaskan Masalah Pembebasan Lahan Food Estate

Pembangunan Food Estate untuk daerah irigasi di Kalimantan Tengah seluas 148.000 hektare, daerah nonirigasi seluas 622.000 hektare.

EKONOMI | 23 September 2020

Jokowi Minta Pembangunan Food Estate Diprioritaskan di 3 Kabupaten

Food Estae akan dibangun di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau di Kalimantan Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.

EKONOMI | 23 September 2020

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah 0,66%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,66 persen ke kisaran 4.901,65 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

EKONOMI | 23 September 2020

Ciputra Optimistis Kembangkan Apartemen Baru di Jakbar

Sebagai sebuah integrated township, segala kebutuhan penghuni CitraGarden City Jakarta dapat dicapai hanya dalam waktu 15 menit.

EKONOMI | 23 September 2020

Misbakhun Dukung Bea Cukai Sikat Forwarder Nakal di Bisnis Lobster

Misbakhun minta KPPU turun tangan mengungkap dugaan praktik monopoli pengangkutan ekspor lobster di Bandara Soekarno Hatta.

EKONOMI | 23 September 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.755

Kurs rupiah berada di level Rp 14.755 per dolar AS atau terdepresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.750.

EKONOMI | 23 September 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,9 persen ke kisaran 4.978,4 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

EKONOMI | 23 September 2020

IHSG Berpotensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Valbury Sekuritas Indonesia merekomendasikan PGAS, ADRO, ASII, UNVR, INTP, INDF.

EKONOMI | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS