Upah Tak Dinaikkan, Pemerintah Tidak Ingin Banyak Buruh Di-PHK
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Upah Tak Dinaikkan, Pemerintah Tidak Ingin Banyak Buruh Di-PHK

Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:57 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / ALD

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menetapkan tidak menaikkan upah buruh pada 2021. Hal itu tertuang dalam surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang penetapan upah minimum 2021 di masa pandemi Covid-19. Dalam surat edaran tersebut disebutkan gubernur diminta menyesuaikan penetapan nilai upah minimum 2021 sama dengan nilai upah minimum 2020.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno menjelaskan, saat ini dunia usaha tengah mengalami kelesuan sebagai imbas dari pandemi. Di sisi lain pemerintah juga dalam menghadapi posisi yang sulit akibat penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Menkeu: Dunia Usaha Dalam Situasi Sangat Tertekan

Sebab menurut Hendrawan di satu sisi perusahaan diimbau tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya. Namun di satu sisi ekonomi saat ini sedang terdampak adanya pandemi ini.‎

"Ya memang sangat dilematis dalam kondisi kesulitan saat ini akibat resesi. Jadi dalam kondisi seperti ini adalah prioritas utama bagaimana perusahaan-perusahaan diimbau tidak melakukan PHK," kata Hendrawan, di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya, jika masyarakat menuntut kenaikan upah, hal tersebut juga dinilainya kurang bijak. Pasalnya ekonomi saat ini sedang terdampak, termasuk kondisi perusahaan yang masih bisa bertahan.

Baca juga: Upah Minimum 2021 Tak Naik, KSPSI Minta Pemerintah Tinjau Ulang


Oleh sebab itu jalan tengah yang diambil pemerintah adalah tidak menaikkan upah minimum tahun 2021. Hal ini juga sekaligus menjaga kemampuan perusahaan di tengah pandemi virus corona ini.‎

"Kita anggap ini sebagai jalan tengah. Dari pihak pengusaha juga menahan diri tidak melakukan PHK, dari pihak karyawan juga menahan diri untuk tidak menuntut menaikkan," ucapnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Investree dan eFishery Distribusikan Rp 30 M untuk Pembudidaya Ikan di RI

Hingga saat ini, sudah ada 500 pembudidaya di eFishery yang didukung eFisheryFund.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Melalui Voting, Koperasi Sejahtera Bersama dan Kreditur Setuju Berdamai

Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama merupakan salah satu dari 100 koperasi besar Indonesia dengan anggota lebih dari 70.000 orang.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Mengekor Wall Street, Bursa Korsel Pimpin Pelemahan di Asia

Kospi turun 1,78% karena saham pembuat chip SK Hynix turun sekitar 2%.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kanal Berita SEA Today Siap Membawa Kabar Baik Indonesia Mendunia

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melakukan soft

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Harga Emas Tenggelam Akibat Penguatan Dolar dan Alotnya Stimulus AS

Kontrak emas paling aktif pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, turun tajam US$ 32,7 atau 1,71% menjadi US$ 1.879,2 per ounce.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Digitalisasi Kotesebha Menuju Era Koperasi Modern

Dengan sistem digital, perkembangan Kotesebha akan semakin cepat karena pelayanan semakin transparan

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Hilang 900 Poin, Dow Terburuk Sejak Juni Akibat Meningkatnya Covid-19

Dow Jones Industrial Average turun 943,24 poin, atau 3,4% menjadi 26.519,95.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Bursa Eropa Jatuh karena Rencana Lockdown Jerman dan Prancis

Indeks DAX bluechip Jerman memimpin aksi jual, turun 4,4%, sementara CAC Prancis jatuh 3,7%.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kemperin Dorong Pengembangan Industri Recycle Baterai Kendararaan Listrik

Kemperin dorong nilai tambah industri daur ulang.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Studi Banding Antar Desa Diharapkan Mampu Percepat Pembangunan Desa

Mendes PDTT hadiri studi banding antar desa di Bantul, DIY.

EKONOMI | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS