Presiden: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari 2021
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Presiden: Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari 2021

Senin, 31 Agustus 2020 | 23:18 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / ALD

Bogor, Beritasatu.com - Vaksinasi Covid-19 akan dimulai awal Januari 2021. Vaksinasi tersebut menggunakan 20 juta hingga 30 juta vaksin dari Tiongkok dan Uni Emirat Arab (UEA) yang masuk mulai November 2020.

“Sebanyak 170 juta rakyat Indonesia akan divaksinasi, masing-masing dua kali, sehingga dibutuhkan 340 juta vaksin,” ungkap Presiden Jokowi dalam diskusi dengan 11 pemimpin redaksi media massa Ibu Kota di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (31/8/2020).

Untuk vaksinasi yang akan dimulai awal Januari 2021, kata Presiden, pemerintah mengimpor vaksin dari Tiongkok dan UEA sebanyak 20 juta hingga 30 juta. Mulai November tahun ini, vaksin itu sudah bisa mulai diimpor.

Vaksin dari Tiongkok dikembangkan oleh Sinovac. Adapun vaksin dari UEA dikembangkan perusahaan farmasi G42 dari UEA bersama Sinopharm, perusahaan farmasi asal Tiongkok.

Selain 20 juta-30 juta vaksin yang sudah jadi dan siap disuntikkan, pemerintah juga mengimpor bahan baku vaksin dari kedua negara tersebut. Bahan baku dimaksud untuk memproduksi 290 juta vaksin. Kegiatan produksi dilakukan oleh PT Bio Farma, BUMN farmasi yang berlokasi di Bandung. Bahan baku vaksin juga diimpor mulai November tahun ini.

“Semua standar dipatuhi, termasuk tiga kali uji klinis. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sudah diikutkan sejak proses awal, sehingga tak ada masalah lagi dengan standar,” papar Presiden.

Kegiatan vaksinasi akan diselesaikan dalam tempo satu tahun dengan biaya negara. Vaksinasi dilakukan di puskesmas dan rumah sakit. Rakyat menerima vaksinasi secara gratis kecuali mereka yang ingin mendapatkan perlakuan khusus. Mereka yang ingin divaksinasi lebih awal akan dikenakan biaya.

Selain memproduksi vaksin bekerja sama dengan Sinovac dan G42, Bio Farma juga sedang menyiapkan produksi vaksin Merah-Putih. Pada pertengahan 2021, vaksin Merah-Putih ditargetkan sudah bisa mulai diproduksi. “Ini adalah produksi kita sendiri dengan bahan baku dari dalam negeri,” kata Presiden.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir, pekan lalu mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) dan Tiongkok membicarakan pembelian vaksin dan bahan baku vaksin sebanyak 290 juta-340 juta. Pembelian vaksin dan bahan baku vaksin bahkan sudah dituangkan dalam perjanjian kerja sama.

“Hasil kunjungan tersebut sangat baik dan bahkan melebihi harapan kita semula,” kata Retno Marsudi dalam keterangan persnya seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/8/2020).

Menlu menjelaskan, pemerintah menyiapkan dua pendekatan, yakni pendekatan jangka pendek dan jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di Tanah Air. Dua pendekatan ini dilakukan sekaligus untuk menuju kemandirian produksi vaksin, yakni vaksin Merah-Putih.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bio Farma: 2021, Vaksin Covid-19 Dapat Digunakan

Produsen vaksin, PT Bio Farma, menyatakan vaksin Covid-19 dapat digunakan kepada masyarakat pada 2021.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Tenaga Ahli Komisi VIII Positif Covid-19, Rapat dengan Menag Ditunda

Tenaga ahli (TA) Komisi VIII DPR yang menangani isu keagamaan terkonfirmasi positif Covid-19 hingga membuat sejumlah agenda Komisi itu ditunda.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Hadapi Covid-19, Polri Lantik Bintara Bidan-Perawat

Polri terus menambah jumlah tenaga para medis guna meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Polri yang saat ini untuk penanggulangan Covid-19.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Lagi, Kasus Covid-19 dari Klaster Industri PT NOK Indonesia

Kali ini, kasus baru Covid-19 berasal dari PT NOK Indonesia di Kabupaten Bekasi. Sebanyak 88 pegawainya terpapar Covid-19.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Kalbe Farma Donasi APD untuk 55 RS Covid-19

Kalbe Farma berkomitmen untuk membantu pemerintah mengatasi Covid-19.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Libur Panjang Sebabkan Lonjakan Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta

Wiku Adisasmito mengatakan libur panjang pada pekan lalu menyebabkan terjadinya lonjakan kasus positif virus corona atau Covid-19 di DKI Jakarta.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Tambah 30

Dalam tiga hari terakhir rata-rata pasien bertambah 20 kasus di Kota Bogor. Terkini, Satuan Gugus Covid-19 melaporkan 30 lagi pasien terinfeksi.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 2.743, Kasus Positif di Indonesia Jadi 174.796

Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 2.734 ini didapatkan dari hasil pemeriksaan spesimen sebanyak 15.305.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Hipertensi Masih Jadi Sillent Killer, Penderitanya Harus Selalu Diingatkan Minum Obat

banyak penderita hipertensi yang lalai atau tidak rutin mengonsumsi obat, padahal hal itu sangat penting

KESEHATAN | 31 Agustus 2020

Okadoc Sediakan Layanan Rapid Test dengan Harga Terjangkau

250 pendaftar pertama berkesempatan untuk mendapatkan layanan rapid test dengan harga Rp 1.500 saja.

KESEHATAN | 31 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS