Penanganan Covid-19, Kebijakan Jakarta Harus Didukung
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Penanganan Covid-19, Kebijakan Jakarta Harus Didukung

Senin, 21 September 2020 | 00:17 WIB
Oleh : Surya Lesmana / ALD

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan, selama hampir tujuh bulan pandemi Covid-19, episentrum Indonesia ada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Oleh karena itu, sebagai gubernur yang sebagian wilayahnya menjadi wilayah penyangga Jakarta, pihaknya mendukung kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta.

“Oleh karenanya, kebijakan di Jakarta harus kita dukung,” tegasnya dalam diskusi virtual bertopik “Strategi Menurunkan Covid-19, Menaikkan Ekonomi” yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Demokrasi Indonesia (KSDI) di Jakarta, Minggu (20/9).

Ridwan Kamil mengungkapkan, telah mengendalikan penyebaran di 90% wilayah Jabar, yang masuk zona berisiko rendah dan sedang. Adapun wilayah zona berisiko tinggi ada di wilayah penyangga DKI Jakarta, yakni Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek).

Dengan demikian pola penanganannya juga berbeda. “Itulah kenapa saya tidak bisa berbeda dengan kebijakan Pak Anies di DKI. Jakarta sebagai episentrum, kalau (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) bilang ke kiri, saya perintahkan Bodebek ke kiri. Kalau Pak Anies ke kanan, (Bodebek) semua juga ke kanan. Ini akan beda dengan penanganan di Bandung Raya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengibaratkan upaya penanganan pandemi Covid-19 ibarat menghadapi peperangan. Untuk itu, dia meminta semua elemen masyarakat wajib ambil bagian melakukan bela negara. Salah satu upaya bela negara yang bisa dilakukan seluruh rakyat adalah menjaga diri agar tidak menjadi korban Covid-19.

“Saya anggap Covid ini perang, maka semua harus bela negara. Bela negara dilakukan dokter dan perawat. Bela negara juga bisa dilakukan dengan harta, yang punya ilmu dengan keilmuannya, yang punya tenaga menjadi relawan. Yang tidak bisa bela negara dengan harta, ilmu, tenaga, adalah dengan jangan menjadi korban. Kuncinya jauhi kerumuman. Kalau terpaksa di kerumunan pakai 3M,” ujarnya.

Ridwan juga menyoroti dinamika komunikasi dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, harus dihindari memandang pandemi ini dengan kacamata politik. “Harus dengan kebersamaan, ilmiah, cari solusi sama-sama. Juga dengan kacamata kemanusiaan, solidaritas, saling memahami dan mengapresiasi. Kita fokus pada musuh yang tidak terlihat. Media jangan membandingkan satu gubernur dengan gubernur lain, membandingkan pusat dan daerah. Kalau ada perbedaan, ada yang ramai tepuk tangan,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

6 Hari Operasi Yustisi, 17.385 Pelanggar Protokol Kesehatan Dijerat Sanksi Sosial

Sejumlah perkantoran dan rumah makan ditutup karena melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Dua Bulan di Bogor, Bandar Sabu Asal Aceh Ditangkap Polisi

Satnarkoba Polres Bogor mengamankan dua bandar narkoba dengan barang bukti sabu hampir 500 gram. Dua pengedar asal Aceh itu baru dua bulan di menetap Bogor.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Depok Akan Tambah Ruang ICU di RSUD

Pemkot Depok berkomitmen untuk terus mengendalikan penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Eksekutor Kasus Mutilasi Ternyata Telah Berkeluarga

Eksekutor mutilasi yakni tersangka Djumadil Al Fajri alias DAF (26) ternyata telah berkeluarga, namun diduga berselingkuh dan berpacaran dengan tersangka Laeli.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Pemprov DKI Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski Sejumlah Kantor Ditutup

Pemprov DKI Jakarta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan meskipun sejumlah kantor pemerintahan DKI Jakarta ditutup karena Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Beli Sabu-sabu, WNA Pencari Suaka Ditangkap

Tersangka pencari suaka WNA asal Iran mengaku berprofesi dokter dan tinggal di salah satu unit Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

"Si Jago Merah" Lahap Enam Rumah di Kota Depok

Sebanyak 10 mobil Pemadam Kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi ini.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Kembali Tembus 1.000

Dengan penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 di Jakarta sampai hari ini sebanyak 61.966.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Beli Sabu-sabu, Pencari Suaka Diringkus Polisi

Dia juga berprofesi sebagai dokter dan tinggal di salah satu unit Aparteman Green Pramuka, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020

Pergudangan Kayu di Kalibaru Terbakar

Polsek Kawasan Kalibaru juga sudah memeriksa sejumlah saksi di Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

MEGAPOLITAN | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS