Penjajahan Tiga Layar
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Penjajahan Tiga Layar

Opini: Usep Setiawan
Penulis adalah lulusan Antropologi FISIP Unpad, dan Sosiologi Pedesaan FEMA IPB

Kamis, 15 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Seorang guru dari Kota Gudeg bertutur tentang bahaya tiga layar: handphone, komputer dan televisi. Ketiga layar ini bisa jadi penjajah manusia di era milenium ini.

Di era serba digital, manusia seperti tak bisa lepas dari ketiganya. Layar handphone atau telepon genggam jadi alat komunikasi, komputer jadi alat kerja utama, dan televisi jadi media informasi dan hiburan.

Ketiga layar ini digunakan dalam sebagian besar waktu manusia Indonesia. Untuk mengujinya, silakan hitung waktu yang digunakan untuk memegang telepon genggam dalam sehari? Lalu, berapa saat yang dipakai untuk menghadap layar komputer dalam bekerja? Demikian pula, berapa tempo untuk menonton televisi guna menyimak berita dan menonton hiburan?

Saya yakin, sebagian besar pembaca koran ini menghabiskan sebagian besar waktunya berada di depan ketiga layar penuh pesona ini. Begitu tipis peran layar-layar ini sebagai pembawa berkah atau pengundang bencana. Sebaiknya kita waspada.

Revolusi Layar
Sekarang ini, di dunia berkembang pesat sistem teknologi informasi dan aplikasi yang mewujud dalam produk media telepon genggam, handphone, atau gadget dalam berbagai versi, bentuk, kapasitas dan merek. Revolusi ketiga layar terjadi dari hari ke hari.

Perkembangan teknologi telepon genggam melesat bak roket. Tiada hari tanpa inovasi. Setiap hari hal baru tercipta. Kreativitas dan intensitas jadi makin tinggi dalam penggunaan telepon genggam. Fungsi handphone berkembang dari yang semula sekedar penghubung suara jauh jadi alat komunikasi interaktif yang multimedia.

Berbagai aplikasi yang dengan mudah bisa diunduh publik secara cuma-cuma alias gratis telah merangsang peningkatan jumlah orang memiliki handphone. Lalu, orang terdorong untuk makin berlama-lama menggunakan telepon genggamnya.

Demikian halnya perkembangan komputer. Dalam berbagai bentuk laptop dan notebook kini menjadi alat kerja utama bagi berbagai kalangan. Bukan hanya pegawai pemerintah dan perusahaan swasta, bahkan anak-anak sekolah di berbagai tingkatan kini akrab dengan komputer.

Mayoritas kantor pemerintahan pasti punya komputer. Alat ini makin vital di tengah upaya pemerintah untuk mengubah layanan publik serba online memanfaatkan digitalisasi atas berbagai dokumen layanan yang diproduksi pemerintah.

Demikian halnya kantor-kantor swasta di berbagai bidang menggunakan komputer dalam pekerjaannya atau menjalankan roda bisnis usahanya. Komputer memungkinkan penggunanya untuk mengetik, menyimpan dan berbagi dokumen elektronik dengan pengguna lainnya.

Belakangan, di era pandemi Covid-19 siswa-siswi sekolah dasar dan menengah juga aktif menggunakan komputer. Era normal baru atau adaptasi kebiasaan baru sebagai respons sosio-kultural atas pandemi membawa konsekuensi pada proses belajar yang serba virtual. Secara khusus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan subsidi kouta internet untuk membantu siswa belajar jarak jauh saat pandemi.

Kegiatan belajar-mengajar antara guru dan siswa dilakukan melalui aplikasi zoom atau sejenis lainnya yang membutuhkan teknologi komputer, laptop atau telepon genggam yang punya fasilitas aplikasi ini. Singkat kata, komputer sudah menjadi kebutuhan dasar dalam proses belajar di era milenium yang tengah dikepung pandemi.

Adapun layar televisi kini menjadi media informasi utama dibandingkan media cetak. Menjamurnya stasiun televisi yang menyuguhkan berbagai tayangan jadi penanda menguatnya peran televisi dalam kehidupan publik. Selain itu, berkembangnya bisnis jaringan televisi kabel berbagai korporasi juga menambah semarak acara tontonan televisi.

Aneka bisnis hiburan dan kemasan berita melalui layar televisi berkembang pesat bukan hanya di level nasional yang berpusat di Ibu Kota Jakarta, tetapi juga di daerah. Televisi daerah di bawah naungan lembaga penyiaran publik ada di seluruh Provinsi.

Belum lagi televisi swasta lokal yang menjamur. Perkembangan televisi ini memungkinkan promosi potensi daerah lebih massif. Potensi kekayaan alam, kebudayaan andalan dan sosialisasi program pembangunan bisa diangkat lebih massif sebagai menu utama televisi lokal ini.

Layar Pembebasan
Demikian halnya dengan jaringan televisi internasional. Hampir semua negara berupaya mengembangkan televisi berbahasa internasional untuk menjaring pemirsa di lintas negara. Berita aktual di belahan dunia lain bisa segera diketahui lewat televisi. Acara hiburan dan olah raga yang terjadi di negara nun jauh, bisa terasa begitu dekat karena televisi.

Televisi, handphone, dan laptop atau komputer bisa membuai manusia dalam sebagian besar waktunya. Mencari berita atas peristiwa dan hiburan yang murah meriah bisa terjangkau. Manusia dewasa hidupnya sangat bergantung pada tiga layar penunjang produktivitas, kenyamanan dan kemaslahatan hidupnya.

Akhirnya, ketiga layar ini jangan sampai mengasingkan manusia dari pergaulan hidup sehari-hari. Ketiga layar ini tidak boleh sekadar mendekatkan yang jauh, tapi justru menjauhkan yang dekat. Ia justru harus mengeratkan hubungan manusia dalam dimensi jauh-dekat secara fisikal, sosial, dan virtual.

Jika gagal, ketiga layar ini bisa berubah jadi monster yang menjajah manusia. Bangsa ini harus terbebas dari penjajahan ketiga layar yang memberangus kemanusiaan yang hakiki.


BAGIKAN






TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS