Bahrullah: BPK Harus Jadi Organisasi Pembelajar

Bahrullah: BPK Harus Jadi Organisasi Pembelajar
Waki Ketua BPK, Bahrullah Akbar (tengah) bersama narasumber FGD dan pejabat BPK lainnya. ( Foto: Istimewa )
Anselmus Bata / RIX Rabu, 21 Agustus 2019 | 08:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar menyatakan BPK harus menjadi organisasi pembelajar (learning organization) yang berisi kumpulan individu pemimpin perubahan budaya kerja dan budaya organisasi.

Bahrullah menegaskan dalam organisasi pembelajar, kemampuan setiap individu akan membawa pengaruh pada organisasi. Jika individu belajar secara terus-menerus, BPK akan menjadi organisasi pembelajar yang dapat beradaptasi berbagai perubahan zaman.

“Dengan belajar, kehidupan kita akan lebih baik. Ki Hajar Dewantara mengatakan jadikan setiap tempat sebagai sekolah dan jadikan setiap orang sebagai guru. Karena itu, kita harus terus belajar,” ujarnya saat membuka focus group discussion "Academic Writing" di kantor pusat BPK, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

FGD tersebut diadakan untuk para pegawai BPK agar dapat meningkatkan dan memperdalam teknik penulisan akademis atau ilmiah serta untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan (capacity building) menulis.

Narasumber dalam FGD yang dihadiri puluhan pegawai ini adalah guru besar Tohoku University, Jepang, Peter John Wanner dan guru besar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong, Papua, Ismail Suardi Wekke.



Sumber: BeritaSatu.com