PBB: Bentrokan Etnis di Kongo, 890 Tewas

PBB: Bentrokan Etnis di Kongo, 890 Tewas
Tentara Republik Demokratik Kongo. ( Foto: AFP / AFP )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 17 Januari 2019 | 19:44 WIB

Kinshasa- Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan hampir 900 orang tewas dalam bentrokan etnis di Republik Demokratik Kongo pada Desember 2018. Hanya dalam tiga hari, kekerasan etnis di empat desa Kongo menewaskan sedikitnya 890 orang.

“Sumber-sumber yang dapat dipercaya mengatakan bentrokan antara komunitas Banunu dan Batende terjadi di wilayah Yumbi,” kata Kantor Hak Asasi Manusia PBB.

Sebagian besar populasi daerah dilaporkan telah mengungsi. Voting dalam pemilihan presiden 30 Desember 2018 ditunda di Yumbi karena kekerasan. Serangan dilaporkan terjadi pada 16-18 Desember 2018.

Menurut PBB, sekitar 465 rumah dan bangunan dibakar atau dijarah, termasuk dua sekolah dasar, pusat kesehatan, pos kesehatan, pasar, dan kantor komisi pemilihan umum independen Kongo.

Penduduk yang dipindahkan termasuk sekitar 16.000 orang yang mencari perlindungan dengan menyeberangi sungai Kongo ke negara tetangga Kongo-Brazzaville.

Laporan PBB itu juga menyarankan setidaknya 82 orang terluka dalam serangan itu. Tetapi PBB menyatakan pihaknya memperkirakan jumlah sebenarnya korban akan lebih tinggi.



Sumber: Suara Pembaruan