Kucurkan US$ 700 Juta, Bank Dunia Tambah Dukungan untuk Korban Topan Idai

Kucurkan US$ 700 Juta, Bank Dunia Tambah Dukungan untuk Korban Topan Idai
Seorang pria ditemani anjingnya mencari anggota keluarganya yang hilang, di Kota Ngangu, Chimanimani, Provinsi Manicaland, Zimbabwe, setelah daerah itu dilandaTtopan Idai, Senin, 18 Maret 2019. ( Foto: AFP / Zinyange Auntony )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 6 Mei 2019 | 08:24 WIB

Maputo, Beritasatu.com- Bank Dunia telah meningkatkan dukungan dana darurat untuk tiga negara Afrika selatan yang terkena dampak topan dahsyat Idai yang menewaskan ratusan orang pada Maret menjadi US$700 juta (sekitar Rp 9,98 triliun).

Menurut Bank Dunia, Jumat (3/5), lebih dari 1.000 orang tewas di Mozambik, Zimbabwe, dan Malawi setelah Topan Idai, topan terburuk dalam beberapa dasawarsa, menghantam pantai Samudra Hindia bagian timur membawa angin dan hujan lebat.

Presiden Bank Dunia Baru David Malpass, yang berada di Afrika untuk perjalanan luar negerinya yang pertama, mengatakan kreditor masih menilai kerusakan yang disebabkan oleh topan Kenneth yang menghantam negara pulau Komoro dan kemudian Mozambik utara pada bulan lalu.

Malpass mengatakan kemungkinan ada bantuan lebih lanjut, setelah dia berkeliling daerah yang terkena Topan Idai di kota pelabuhan Beira, Mozambik, Jumat.

"Tetapi bahkan dari program bantuan yang ada yang awalnya diarahkan untuk Topan Idai, sebagian dari uang itu kami harapkan sudah mulai digunakan untuk Topan Kenneth. Ketika penilaian kerusakan selesai, mungkin ada lebih banyak bantuan yang tersedia," kata Malpass kepada Reuters.

Bank Dunia menyatakan akan mengaktifkan Crisis Response Window (CRW) Asosiasi Pengembangan Internasional (IDA) untuk menyediakan total US$ 545 juta (sekitar Rp 7,77 triliun) untuk ketiga negara. IDA adalah dana bank untuk negara-negara termiskin.



Sumber: Suara Pembaruan