Mesir Buka Dua Piramida Kuno untuk Turis

Mesir Buka Dua Piramida Kuno untuk Turis
Menteri Purbakala Mesir Khaled El-Enany berbicara di depan Piramida Bent Sneferu saat upacara peresmian piramida di Dashur, Mesir, Sabtu (13/7/2019). ( Foto: AFP / Mohamed el-Shahed )
Unggul Wirawan / WIR Selasa, 16 Juli 2019 | 21:34 WIB

Dahshur, Beritasatu.com- Otoritas Mesir membuka dua piramida tertua untuk wisatawan pada Sabtu (13/7) untuk pertama kalinya sejak 1965. Otoritas juga meluncurkan koleksi sarkofagus yang baru ditemukan, dan beberapa berisi mumi yang terawat baik.

Para arkeolog baru-baru ini menemukan sisa-sisa mumi di dalam piramida, yang mereka yakini berumur lebih dari 4.000 tahun. Temuan tersebuut termasuk Piramida Bent Raja Sneferu, dan tepat di sebelah selatan ibu kota Mesir, Kairo.

Penggalian baru-baru ini mengungkap temuan beberapa sarkofagi dan sisa-sisa tembok kota kuno yang berasal dari Kerajaan Tengah.

Menteri Purbakala Khaled al-Anani memuji temuan piramida tersebut. Dia juga mengatakan tim arkeolog telah menemukan sarkofagus dan sisa-sisa tembok kuno yang berasal dari Kerajaan Tengah sekitar 4.000 tahun yang lalu.

“Beberapa sarkofagus batu, tanah dan kayu ditemukan dan beberapa berisi mumi dalam kondisi baik,” ujarnya.

Tembok kuno membentang sekitar 60 meter dan terletak di selatan piramida firaun dinasti ke-12 Raja Amenemhat II, juga di nekropolis Dahshur.

Pembukaan makam ini tampaknya merupakan upaya untuk menyalakan kembali minat wisatawan, karena Mesir berada di tengah-tengah kekacauan setelah perselisihan politik dalam beberapa tahun terakhir.



Sumber: Suara Pembaruan