Epidemi Malaria di Burundi, 1.800 Orang Meninggal
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Epidemi Malaria di Burundi, 1.800 Orang Meninggal

Rabu, 7 Agustus 2019 | 11:17 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Nairobi, Beritasatu.com- Malaria telah mengakibatkan lebih dari 1.800 orang meninggal dunia di Burundi pada tahun 2019. Seperti dilaporkan badan kemanusiaan PBB, pada Selasa (6/8), jumlah korban tewas menyaingi wabah Ebola yang mematikan di negara tetangga Republik Demokratik Kongo.

Dalam laporan situasi terbaru, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan 5,7 juta kasus malaria telah dicatat di Burundi pada tahun 2019 - angka yang kira-kira sama dengan setengah dari seluruh populasi.

"Dari semua kasus itu, total 1.801 meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh nyamuk di Burundi antara 1 Januari dan 21 Juli," kata OCHA.

Negara kecil berpenduduk 11 juta orang di kawasan Great Lakes Afrika itu masih belum mengumumkan keadaan darurat nasional, kendati OCHA mengatakan wabah itu melintasi "proporsi epidemi" pada bulan Mei.

"Rencana penanggulangan wabah malaria nasional, yang saat ini sedang divalidasi, telah menyoroti kurangnya sumber daya manusia, logistik dan keuangan untuk tanggapan yang efektif," kata OCHA dalam buletin mingguan terbaru tentang keadaan darurat kemanusiaan.

Dikatakan, semua pemangku kepentingan, termasuk otoritas nasional dan mitra diminta untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan respons yang kuat terhadap epidemi sebelum eskalasi.

Menurut OCHA, kurangnya langkah-langkah pencegahan seperti kelambu, perubahan iklim dan peningkatan pergerakan orang dari daerah pegunungan dengan kekebalan rendah terhadap malaria mendorong krisis.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dalam 6 Tahun, 3.000 WN Vietnam Diperdagangkan

Kementerian Keamanan Publik Vietnam menyatakan dalam kurun 2012-2017, lebih dari 3.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah diperdagangkan.

DUNIA | 7 Agustus 2019

Gadis-gadis Vietnam Diculik untuk Perkawinan Paksa di Tiongkok

Gadis-gadis muda Vietnam menjadi target perdagangan manusia dengan modus perkawinan paksa di Tiongkok.

DUNIA | 7 Agustus 2019

Pakistan Kecam Tindakan India Atas Kashmir

Pakistan mengutuk tindakan India yang menghapuskan status khusus Kashmir sebagai aksi "ilegal" pada Senin (5/8). Pakistan bersikeras Kashmir adalah wilayah sengketa yang diakui secara internasional.

DUNIA | 7 Agustus 2019

Perangi Obesitas, Rumania akan Pajaki Minuman Manis

Pemerintah Rumania mengumumkan rencana pemungutan pajak atas minuman manis ringan kategori B untuk memerangi obesitas.

DUNIA | 6 Agustus 2019

Mbah Moen Kemungkinan Akan Dimakamkan di Makkah

Kemungkinan besar Mbah Moen akan dimakamkan di Makkah dengan pertimbangan beragam dan dianggap lebih baik.

DUNIA | 6 Agustus 2019

Ledakan Mobil di Kairo, 19 Tewas

Sedikitnya 19 orang tewas dan 30 orang terluka dalam beberapa ledakan mobil di luar Institut Kanker Nasional Mesir.

DUNIA | 5 Agustus 2019

Iran Kembali Sita Kapal Tanker Asing di Teluk

Media Iran menyatakan pemerintah negara itu telah menyita kapal tanker asing yang diduga membawa bensin seludupan di Teluk.

DUNIA | 5 Agustus 2019

Pemerintah Sebut Demonstran Dorong Situasi Berbahaya di Hong Kong

Pemerintah Hong Kong memperingatkan bahwa demonstran bisa mendorong kota itu ke dalam situasi berbahaya, setelah aksi protes yang melumpuhkan lalu lintas.

DUNIA | 5 Agustus 2019

Usai Dua Penembakan di AS, Trump Perintahkan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Presiden AS Donald Trump, memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh gedung pemerintahan, sebagai simbol dukacita atas dua peristiwa penembakan

DUNIA | 5 Agustus 2019

Bill Maher: Resesi Sepadan Jika Trump Tidak Terpilih Kembali

Resesi dinilai dapat menghambat prospek politik Trump sebelum pemilihan 2020.

DUNIA | 4 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS