Akibat Kekeringan, 55 Gajah Mati di Zimbabwe

Akibat Kekeringan, 55 Gajah Mati di Zimbabwe
Gajah-gajah menderita akibat kekeringan yang melanda Taman Nasional Hwange, Zimbabwe. ( Foto: Seychelles / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:09 WIB

Harare, Beritasatu.com- Setidaknya 55 gajah mati kelaparan di Taman Nasional Hwange Zimbabwe setelah dua bulan terakhir dilanda kekeringan yang parah.

“Situasinya mengerikan. Gajah-gajah sekarat karena kelaparan dan ini adalah masalah besar,” kata juru bicara Zimparks, Tinashe Farawo.

Seperti dilaporkan BBC, Selasa (22/10), kekeringan telah secara besar-besaran mengurangi tingkat panen di Zimbabwe.

Sepertiga dari populasi dilaporkan membutuhkan bantuan makanan di tengah krisis ekonomi yang sedang berlangsung.

Pada Agustus, satu laporan Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan dua juta orang berisiko kelaparan di negara itu.

Beberapa ekor gajah dilaporkan ditemukan dalam jarak 50 meter dari wadah air. Kondisi itu menunjukkan bahwa gajah-gajah itu telah melakukan perjalanan jauh dan mati sebelum mencapai wadah air.

“Gajah-gajah telah menyebabkan kehancuran besar-besaran vegetasi di Hwange,” kata Farawo.

Taman suaka dapat menangani sekitar 15.000 ekor gajah tetapi saat ini menampung lebih dari 50.000 ekor.

“Zimparks yang tidak mendapatkan dana pemerintah, telah berusaha mengebor sumur air tetapi tidak memiliki uang untuk melanjutkan,” tambah Farawo



Sumber: Suara Pembaruan