Saudi Beri Pinjaman Rp 4,2 Triliun ke Sudan

Saudi Beri Pinjaman Rp 4,2 Triliun ke Sudan
Para demonstran berkonvoi menuju markas militer di Khartoum, Sudan. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Sabtu, 16 November 2019 | 09:56 WIB

Khartoum, Beritasatu.com- Sudan akan menerima pinjaman US$ 305 juta atau Rp 4,2 triliun dari dana Arab Saudi. Pada Kamis (14/11), pejabat Sudan mengatakan dana itu akan digunakan untuk membantu mengatasi krisis ekonomi negara yang memburuk.

Kesengsaraan ekonomi Sudan telah menyebabkan protes nasional yang mengakibatkan penggulingan penguasa lama Omar al-Bashir pada April. Kondisi buruk ini dipicu oleh melonjaknya harga pangan dan kekurangan mata uang asing.

Pada Kamis, delegasi dari Dana Moneter Arab bertemu dengan Menteri Keuangan Sudan Ibrahim Al-Badawi.

"Selama pertemuan itu, delegasi mengatakan dana itu berencana untuk mendukung ekonomi Sudan dengan perkiraan dana US$ 305 juta, termasuk pinjaman dan fasilitas perdagangan," kata kementerian keuangan.

Sudan akan menerima US$ 110 juta (Rp 1,54 triliun) bulan ini, diikuti oleh US$ 45 juta pada kuartal pertama tahun depan dan tahap ketiga US$ 80 juta pada akhir 2020.

Fasilitas perdagangan terpisah sebesar US$ 70 juta (Rp 985 miliar) juga akan ditawarkan sebagai bagian dari paket keseluruhan.

Pinjaman tersebut adalah fasilitas kedua ke Sudan tahun ini dari pemberi pinjaman yang berbasis di Abu Dhabi, yang sebelumnya memompa dana US$ 300 juta ke dalam ekonominya pada bulan Mei.

Kementerian keuangan mengatakan, dalam perjanjian terpisah, Bank Pembangunan Afrika juga memberi Sudan hibah US$ 32,8 juta (Rp 461 miliar) untuk meningkatkan fasilitas air dan sanitasi di negara-negara yang dilanda konflik di Kordofan Utara dan Selatan.



Sumber: Suara Pembaruan