Serangan Milisi di Niger, 71 Tentara Tewas

Serangan Milisi di Niger, 71 Tentara Tewas
Tentara Niger ( Foto: Defense Post / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Jumat, 13 Desember 2019 | 06:29 WIB

Niamey, Beritasatu.com- Milisi Jihadis menewaskan 71 tentara saat serangan di kamp militer terpencil di Niger, dekat perbatasan Mali. Pada Rabu (11/12), juru bicara militer Niger mengatakan serangan itu paling mematikan bagi militer sepanjang tahun ini.

Jihadis yang memiliki hubungan dengan kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) serta Al Qaeda telah melakukan serangan yang semakin mematikan di wilayah Sahel Afrika Barat tahun 2019. Serangan jihadis tetap terjadi meskipun ada komitmen ribuan pasukan regional dan asing untuk melawan mereka.

Kekerasan telah melanda Mali dan Burkina Faso dan menjadikan sebagian besar wilayah negara-negara itu tanpa aturan. Kekerasan juga meluas ke Niger, yang berbagi perbatasan panjang dan rapuh.

Juru bicara militer Kolonel Boubacar Hassan mengatakan beberapa ratus gerilyawan menyerang satu pangkalan di kota Inates di Niger barat, selama tiga jam pada Selasa malam.

“Pertempuran dulu kekerasan yang jarang terjadi, tapi melibatkan peluru artileri dan penggunaan kendaraan kamikaze oleh musuh,” katanya.

Hassan menambahkan bahwa 12 tentara lainnya terluka dan sejumlah lainnya yang tidak ditentukan hilang, sedangkan sejumlah besar gerilyawan juga tewas.

Dua sumber keamanan yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa 30 tentara masih hilang.



Sumber: Suara Pembaruan