Surat Berharga Komersil Diyakini Memiliki Prospek Sangat Besar
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Surat Berharga Komersil Diyakini Memiliki Prospek Sangat Besar

Jumat, 17 Mei 2019 | 21:29 WIB
Oleh : AIS

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Divisi Investasi BNI Sekuritas Tulus Nababan sangat mengapresiasi Surat Berharga Komersil (SBK). Instrumen ini bisa menjadi sebagai sumber pendanaan jangka pendek bagi korporasi. Prospeknya pun bagus.

“Saya yakin prospeknya besar sekali,” jelas Tulus Nababan, belum lama berselang.

Ada dua poin yang membuat Tulus yakin SBK memiliki prospesk sangat besar. Pertama, bridging untuk capital expensenya yang belum bisa diisi obligasi karena perlu waktu ataupun IPO. Kedua, kebutuhan urgen capital yang dibutuhkan perusahaan setiap saat.

“Jadi dua itu saya yakin akan dapat diisi oleh SBK. Dan saya yakin ke depan akan bertumbuh, karena perusahaan terus bertumbuh kan?” kata Tulus.



Sumber:BeritaSatu TV


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNI Ajak Milenial Kreatif Ciptakan Inovasi

Generasi milenial dituntut untuk mampu berpikir kreatif dan menciptakan inovasi.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Dukung Ketersediaan Uang Kartal, Mandiri Siapkan 77 Titik Penukaran Uang Kecil

Bank Mandiri menyiapkan uang pecahan kecil senilai Rp 2 triliun.

EKONOMI | 17 Mei 2019

BTN Siap Akuisisi Saham PNMIM Hingga 85%

Akusisi 30% saham PNMIM tahap pertama sedang menunggu persetujuan OJK, sementara 30% saham tahap kedua diharapkan rampung sebelum akhir tahun 2019.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Melemahnya Industri Pengolahan Jadi Penyumbang Defisit Dagang April

Melambatnya pertumbuhan industri pengolahan dinilai memiliki pengaruh yang besar terhadap kinerja ekspor nasional.

EKONOMI | 17 Mei 2019

April 2019, Penjualan Mobil Honda Naik 43%

Sepanjang bulan Mei 2019, Honda menawarkan program “Semarak Mudik bersama Honda” bagi konsumen yang melakukan pembelian mobil Honda Mobilio dan Honda BR-V.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.450 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.450-Rp 14.465 per dolar AS.

EKONOMI | 17 Mei 2019

IHSG Ditutup Turun 1,17% ke 5.826 Poin

Sebanyak 173 saham menguat, 277 saham melemah, dan 120 saham stagnan.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Darmin: Investasi Berbasis Ekspor Atasi Defisit Neraca Perdagangan

Kinerja perdagangan nasional saat ini terdampak oleh ketidakpastian global.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Anggota Ombudsman Nilai Maskapai Akan Rugi dengan TBA Baru

Menurut Alvin, dalam menentukan besaran tarif, Kemhub harus memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders dan bukan hanya mendengarkan keluhan konsumen.

EKONOMI | 17 Mei 2019

Generasi Milenial Topang Penerapan Ekonomi Digital

Kemperin dorong peningkatan SDM dalam era digital.

EKONOMI | 17 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS