Presiden dan Wapres Pimpin Langsung Pengembangan Ekonomi Syariah
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Presiden dan Wapres Pimpin Langsung Pengembangan Ekonomi Syariah

Rabu, 27 November 2019 | 20:34 WIB
Oleh : Aichi Halik / AHL

Malang, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, Presiden Joko Widodo telah berkomitmen untuk memperbaiki dan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Hal itu disampaikan Ma'ruf dalam sambutannya pada kegiatan International Halal and Thayyib Conference 2019 di Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (27/11/2019).

"Bapak Presiden bersama saya akan memimpin langsung upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dan akan memperkuat Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melalui revisi Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2016," tegas Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf, usulan revisi Perpres akan mencakup perluasan lingkup keuangan syariah. Kemudian diperluas menjadi lingkup ekonomi dan keuangan syariah, serta perubahan struktur kelembagaan dengan presiden sebagai ketua dan wakil presiden sebagai ketua harian.

"Semakin terbangunnya kerangka regulasi ekonomi dan keuangan syariah yang memadai serta perbaikan ekosistem yang semakin mendorong meningkatnya partisipasi sektor swasta dalam mengembangkan keuangan syariah di Indonesia," ujar Ma'ruf.

Wapres mendorong agar keuangan syariah terus dikembangkan sebab capaiannya di Indonesia masih jauh dari potensi yang dimiliki.

Hingga Januari 2019, Ma'ruf mengungkapkan, market share keuangan syariah di Indonesia mencapai 8,6 persen. Jumlah ini termasuk perhitungan pada perbankan dan asuransi.

"Dan khusus untuk perbankan syariahnya baru mencapai 5,6 persen," kata Ma'ruf.

Tak hanya perbankan syariah, dana sosial syariah juga masih jauh dari potensi yang dimiliki. Penilaian ini tetap berlaku meski pengumpulan zakat di Indonesia tumbuh dengan baik. Menurutnya, zakat berhasil berkembang lebih dari 25 persen per tahun selama setengah dekade terakhir.

Ma'ruf mengungkapkan, pengumpulan zakat, infak, sedekah (ZIS) nasional melebihi target Rp 8 triliun pada 2018.

"Sayangnya, jumlah tersebut hanya 3,5 persen dari perkiraan potensi zakat nasional sebesar Rp 230 triliun," ujar Ma'ruf.



Sumber:BeritaSatu TV


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MRT Jakarta Bersiap Melantai di Bursa pada 2022

Pada tahun pertama pengoperasian MRT, sejak April hingga Desember 2019, diharapkan membukukan laba bersih Rp 60-70 miliar.

EKONOMI | 27 November 2019

Ganjar: Ciputra Tokoh Inspiratif yang Patut Ditiru Milenial

Gancar pernah membaca buku Pembangunan Jaya soal sosok Ciputra.

EKONOMI | 27 November 2019

Hyundai Bangun Pabrik di Indonesia Rp 21,8 Triliun

investasi Hyundai di Indonesia bisa memberikan nilai tambah yang besar untuk perekonomian nasional.

EKONOMI | 27 November 2019

Kemkeu Proyeksi Ekonomi 2019 Tumbuh 5,05%

Krisis dan perlemahan global perlahan telah mempengaruhi sektor penunjang pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

EKONOMI | 27 November 2019

Pahala Resmi Jadi Dirut, Chandra Hamzah Komut Bank BTN

Pahala terpilih menggantikan Suprajarto yang sebelumnya mengundurkan diri usai ditunjuk menjadi Direktur Utama Bank BTN pada RUPSLB 29 Agustus 2019.

EKONOMI | 27 November 2019

Rapat Direksi Pertamina dengan Komisaris Pekan Depan

Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

EKONOMI | 27 November 2019

Top 10 Market Cap, UNVR dan HMSP Turun Signifikan

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengalami penurunan Rp 500 (1,2 persen) mencapai Rp 41.000 dengan kapitalisasi pasar Rp 312,8 triliun.

EKONOMI | 27 November 2019

Industri Content Provider Lokal Perlu Didorong

Para pemain lokal tidak kalah, dan memiliki kemampuan setara.

EKONOMI | 27 November 2019

Rupiah Relatif Datar di Rp 14.090-an Hari Ini

Rupiah berada di level Rp 14.095 per dolar AS atau terdepresiasi 7 poin (0,05 persen).

EKONOMI | 27 November 2019



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS