Ledakan Keras di Kejari Parepare, Diduga Detonator

Ledakan Keras di Kejari Parepare, Diduga Detonator

Selasa, 19 November 2019 | 18:46 WIB
Oleh : Aichi Halik / AHL

Parepare, Beritasatu.com - Puluhan pegawai kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare di Jl Jenderal Sudirman, Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan, berhamburan keluar setelah mendengar ledakan keras.

Ledakan tersebut mengakibatkan getaran yang cukup kuat dan menyebabkan kaca-kaca di perkantoran Kejari Parepare pecah berantakan saat ledakan yang terjadi pukul 14:30 WITA, Selasa (19/11/2019).

Ledakan keras itu diduga berasal dari barang bukti (barbuk) detonator yang ditanam di belakang kantor sebelum dimusnahkan.

Garis polisi terpasang di sekitar area ledakan kantor Kejari Parepare. Menurut saksi mata, ledakan tersebut sangat keras.

"Ledakan sangat keras sehingga menyebabkan batu-batu kerikil beterbangan dan mengenai dinding rumah," kata seorang saksi mata, Lee, yang mendengar suara ledakan dari rumahnya.

Hingga saat ini, polisi dibantu tim gegana masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, detonator yang diduga meledak itu merupakan barang bukti yang hendak dimusnahkan pada September 2019. Ada 490 detonator yang dimusnahkan dengan lebih dulu merendam alat picu ledak selama sebulan.



Sumber:BeritaSatu TV


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Umur Kurang dari 50 Tahun, Nurul Ghufron Yakin Tak Langgar UU KPK

"Setiap UU kan tidak boleh berlaku surut. Intinya begitu," kata Ghufron.

NASIONAL | 19 November 2019

Jelang Natal dan Tahun Baru, 71 Terduga Teroris Diringkus Hidup-Mati

Ini adalah upaya preventif pasca kejadian bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

NASIONAL | 19 November 2019

Lamhot Sinaga: Jika Ahok dan Sandiaga Uno Tangani BUMN Harus Didukung

Walaupun keputusan belum diambil, sambung Lamhot, jika benar Ahok dan Sandiaga Uno dipercaya untuk mengurus BUMN patut didukung.

NASIONAL | 19 November 2019

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Korban

Kejagung akan melakukan pengajuan PK ke Mahkamah Agung terkait perkara penipuan First Travel.

NASIONAL | 19 November 2019

Menteri Desa Bantah Menteri Keuangan Soal Desa Fiktif

Abdul Halim menegaskan, semua dana desa yang disalurkan Kementerian Keuangan sudah digunakan.

NASIONAL | 19 November 2019

PPATK Sebut Terdapat Rekening Anggota JAD yang Masih Aktif

PPATK menyatakan bahwa masih terdapat rekening anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia yang aktif kembali.

NASIONAL | 19 November 2019

Tersangka Terduga Teroris Sudah 30 Orang

"Mereka semua satu komunitas dalam pengajian bersama pelaku bom bunuh diri tersebut. Perannya masih didalami," kata Tatan

NASIONAL | 19 November 2019

MK Sebut Pemohon Uji Materi UU KPK Tidak Serius

Dari 22 pemohon, hanya 10 pemohon yang hadir dalam sidang uji materi UU KPK dengan nomor perkara 59/PUU-XVII/2019 di MK, pada Selasa (19/11/2019).

NASIONAL | 19 November 2019

Presiden Inginkan Reformasi Tembus Hingga "Jantung Birokrasi"

Presiden Joko Widodo menginginkan reformasi birokrasi yang digulirkan pemerintah menembus jantung birokrasi sehingga dapat cepat melayani masyarakat.

NASIONAL | 19 November 2019

Polisi Amankan Tiga Pria Diduga Teroris di Samarinda

Tiga orang pria diduga sebagai jaringan teroris ditangkap tim Densus 88, dan Brimob pada penggerebekan di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (19/11/2019).

NASIONAL | 19 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS