BI Sebut Investor Tunda Investasi Selama Pilgub DKI

BI Sebut Investor Tunda Investasi Selama Pilgub DKI
Ilustrasi Pertumbuhan Pembangunan (BeritaSatu Photo/Uthan A Rachim) ( Foto: Uthan A Rachim )
Lenny Tristia Tambun / WBP Senin, 14 November 2016 | 10:25 WIB

Jakarta- Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menyatakan, pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 membuat investor menunda menanamkan modalnya di Ibu Kota. Mereka khawatir pergantian pemimpin, akan mengubah kebijakan di sektor ekonomi dan bisnis.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Majardi mengatakan salah satu dampak negatif Pilgub DKI adalah pertumbuhan investasi akan melambat. "Pilgub DKI 2017 membuat investor wait and see," kata Fadjar dalam media gathering BI Perwakilan DKI di Pulau Pantara, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (14/11).

Dia menjelaskan, investor menunggu hingga situasi pasca Pilgub DKI kondusif. Dengan kondisi aman dan kondusif, maka pemodal akan nyaman berinvestasi di Jakarta. "Ya mereka menunggu kepastian mulai dari pelaksanaan pilgub hingga pascapilgub. Kalau aman dan berjalan baik, mereka akan berinvestasi," ujarnya.

Dia berharap warga Jakarta tetap menjaga suasana Jakarta kondusif, aman, tertib, tenang dan lancar.



Sumber: BeritaSatu.com