Larangan Kantong Plastik di Kota Bogor Berlaku 1 Desember

Larangan Kantong Plastik di Kota Bogor Berlaku 1 Desember
Pemerintah Kota Bogor mensosialisasikan kampanye pengurangan kantong plastik di salah satu mal di Kota Bogor. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Vento Saudale / WBP Senin, 26 November 2018 | 12:52 WIB

Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) makin gencar melakukan sosialisasi Peraturan Wali Kota Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Perwal tersebut berisi larangan penyediaan kantong plastik di toko ritel dan mal.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memprediksi, saat diterapkan pada Sabtu (1/12), akan muncul pro dan kontra. Namun Pemerintah Kota Bogor tetap melanjutkan kebijakan itu demi menekan efek pencemaran plastik. “Banyak yang khawatir, tapi saya optimistis. Ada yang banyak mendukung juga dan mengapresiasi serta bergairah,” paparnya, Senin (26/11).

Bima menilai, sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor Nomor 61 Tahun 2018 itu terus dilakukan, terutama bagi pengusaha toko modern. “Semua harus mendukung,” tegasnya.

Namun tegas dia, sosialisasi belum masuk ke seluruh wilayah toko tradisional seperti pasar. Bima mengatakan, saat ini Pemkot Bogor fokus menyiapkan warganya untuk bisa mendapatkan tas alternatif selain kantong plastik. “Kami dorong ibu–ibu PKK (pembinaan kesejahteraan keluarga) di kelurahan–kelurahan untuk menyiapkan tas daur ulang. Selama ini, memasarkannya susah, ini jadi momentum,” paparnya.

Di sisi lain, Pemkot juga terus mengingatkan masyarakat Kota Bogor tentang larangan penggunaan kantong plastik ini melalui sosialisasi di tempat-tempat umum, termasuk di media sosial.



Sumber: BeritaSatu.com