Teror di Rumah Ketua KPK, Petugas Keamanan Kecolongan

Teror di Rumah Ketua KPK, Petugas Keamanan Kecolongan
Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Bekasi, Jawa Barat. ( Foto: BeritaSatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / BW Rabu, 9 Januari 2019 | 15:28 WIB

Bekasi- Petugas keamanan merasa kecolongan dengan penemuan dugaan pipa bom yang ditemukan di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo di Perumahan Graha Indah Blok A9/15 RT 04/RW 14 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (9/1) pagi.

Menurut keterangan salah satu petugas keamanan di rumah Ketua KPK, pihaknya merasa kecolongan dengan penemuan pipa yang diduga berisi bom tersebut. Kamera pengawas yang terpasang di rumah Agus Raharjo juga belum diaktifkan.

"Kami merasa ‎kecolongan (atas kejadian ini)," ujar salah satu petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya.

Di depan rumah Ketua KPK ini, ditemukan tas warna hitam yang berisi barang yang diduga bom rakitan. Bungkusan tas ditemukan oleh salah satu petugas keamanan bernama Aipda Sulaiman (39) sekitar pukul 05.30 WIB. Kemudian, Sulaiman melaporkan kejadian ini Kepolisian.

Saat penemuan pertama kali, Sulaiman melihat tas warna hitam digantung di pagar depan rumah, setelah itu saksi membuka pintu gerbang rumah sambil nunggu sopir datang. Kemudian, selang dua menit sopir datang.

Saat itu, posisi mobil Inova berada di luar rumah, sedangkan mobil Camry berada di dalam garasi, selanjutnya mobil Inova dimundurkan dan mobil Camry dikeluarkan dari dalam garasi.

Kemudian saksi memeriksa tas tersebut dan melihat di dalam tas tersebut terdapat rangkaian bom. Tas kemudian diamankan. Saksi 1 Aipda Sulaiman bersama saksi 2 Bripka I Nyoman (anggota Gegana) melakukan penjinakan bom dengan cara melepaskan baterai dan detonator yang berfungsi sebagai pemicu ledakan.

Barang bukti yang diamankan di antaranya, pipa paralon, detonator, sikring, kabel warna-warni, paku ukuran 7 cm, serbuk diduga semen putih, baterai Panasonic Neo 9 Voll bentuk kotak serta tas warna hitam.

Pada pukul 07.50 WIB Unit Gegana Jibom Polda Metro Jaya Pimpinan Kombes Pol Ramdani tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang diduga bom pipa‎.

Sekitar satu jam, kemudian Tim Gegana meniggalkan lokasi dan proses selajutnya ditangani oleh Polda Metro Jaya.



Sumber: Suara Pembaruan