Ini Tanggapan Anies soal Sandi Kembali Jadi Wagub

Ini Tanggapan Anies soal Sandi Kembali Jadi Wagub
Gubernur DKI, Anies Baswedan. ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia )
Lenny Tristia Tambun / JAS Senin, 22 April 2019 | 15:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Meski sudah ada hasil perhitungan cepat beberapa lembaga survei dan hasil perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang menyatakan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, belum bisa memastikan kemenangan pasangan calon 01, Jokowi-Ma'ruf.

Karena itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak mau berandai-andai mengenai hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang sudah rampung dilakukan pada 17 April 2019 lalu. Ia ingin menunggu hasil pasti dan pengumuman resmi dari KPU RI.

Begitu juga dengan adanya kemungkinan Sandiaga Uno kembali menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Jika Sandiaga dinyatakan kalah dalam kancah pertarungan Pilpres 2019.

“Jadi kalau saya jawab itu, berarti saya mendahului KPU. Kita tunggu sampai ada keputusan KPU saja. Sesudah itu baru kita bicarakan,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (22/4).

Anies mengingatkan kembali, soal mekanisme pemilihan Wagub DKI kewenangannya ada di dua partai pengusungnya di Pilkada DKI 2017, yakni Partai Gerindra dan PKS.

"Sesungguhnya ini wilayahnya partai politik. Jadi gubernur itu tidak dalam posisi menyatakan iya atau tidak, karena memang tidak punya wewenang dalam urusan ini," ujar Anies Baswedan.

Berdasarakan real count KPU hingga pukul 15.03 WIB, Senin (22/4/2019), pasangan Jokowi-Ma'ruf masih mengungguli pasangan Prabowo-Sandi.

Pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 13.578.352 atau 54,95 persen suara, sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi memperoleh 11.130.875 atau 45,5 persen suara. Suara yang sudah dikumpulkan dari 130.259 TPS atau 16,01 persen dari total jumlah 813.350 TPS.



Sumber: BeritaSatu.com